Ada 550.000 Hektare IUP PT Timah, DPRD Desak Gubernur Temui Presiden Bahas 10 Persen Saham PT Timah

Wakil Ketua DPRD Tony Purnama mengatakan tidak ada yang salah jika DPRD mendesak agar Provinsi Babel mendapatkan saham perusahaan

Ada 550.000 Hektare IUP PT Timah, DPRD Desak Gubernur Temui Presiden Bahas 10 Persen Saham PT Timah
bangka pos/Muhammad Rizki
Tony Purnama, wakil ketua DPRD Bangka Belitung 

Ada 550.000 Hektare IUP PT Timah, DPRD Desak Gubernur Temui Presiden Bahas 10 Persen Saham PT Timah

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil Ketua DPRD Tony Purnama mengatakan tidak ada yang salah jika DPRD mendesak agar Provinsi Babel mendapatkan saham perusahaan sebesar 10 persen. Karena jika memiliki saham maka pemerintah dapat menentukan komisaris, Dirut, dan bisa bersinergi antara provinsi dengan PT TIMAH.

Satu hal yang membuat Tony semakin geram adalah, jika provinsi terus-menerus hanya mengandalkan royalty 3 persen, maka jika deposit timah sudah menipis maka pemerintah hanya bisa gigit jari.

Namun jika bertumpu kepada saham, walaupun PT TIMAH akan hengkang keluar dari Babel, maka pemerintah tetap mendapatkan keuntungan deviden. Oleh karena itulah Tony mengatakan jika DPRD mendesak gubernur untuk berkordinasi bukan hanya dalam bentuk administrasi namun mengumpulkan seluruh bupati dan walikota beserta DPRDnya.

Untuk sama-sama menghadap kementrian BUMN, kementrian keuangan, dan terakhir menghadap kepada Presiden RI Joko Widodo.

"Kita akan ungkapkan berapa abad sudah timah kita ini dibawa ke pusat, dan sama sekali tidak ada pembangunan monumental. Kita hanya jadi penonton. Terbukti, komisaris saja tidak ada" tegas Tony, Selasa (16/7/2019) diruang kerjanya.

Ia mengambil contoh PT Freeport yang sudah memberikan saham 10 persen kepada pemda Papua dan PT Bukit Asam di Sumatera Selatan yang juga akan menerapkan pola serupa. Sehingga ia menuntut agar di Babel pun diterapkan hal serupa, yaitu angka nasional 10 persen.

Ia menilai permintaan saham PT TIMAH sebesar 10 persen hal ini sangat wajar, dikarenakan Papua yang hanya sejengkal tidak sebanding dengan IUP PT TIMAH yang mencapai 550.000 hektare.

"Papua itu hanya sejengkal, kita ini 550.000 hektare IUP PT TIMAH,"

Ia menilai Gubernu Babel Erzaldi Rosman saat ini hanya bergerak sendiri-sendiri, sehingga untuk ke depannya ia berharap agar gubernur dapat mengikutsertakan DPRD, Bupati/walikota, Gubernur, DPRD kabupaten/kota.

"Sekarang gubernur kayanya bergerak sendiri, nah kita mendesak agar DPRD ikut dilibatkan, karena kita kan wakil rakyat. Dan kita sedih melihat rakyat kita banyak yang meninggal terkena longsoran timah," katanya.

(Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved