Aset dan Kekayaan Budaya Bangka Selatan, Tradisi Ritual Adat Buang Jung

PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan menyambut tradisi ritual adat Buang Jung di Desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok

Aset dan Kekayaan Budaya Bangka Selatan, Tradisi Ritual Adat Buang Jung
ist/Aset dan Kekayaan Budaya Bangka Selatan, Tradisi Ritual Adat Buang Jung
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan menyambut tradisi ritual adat Buang Jung di Desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok, Senin (15/7). 

Aset dan Kekayaan Budaya Bangka Selatan, Tradisi Ritual Adat Buang Jung

PEMERINTAH Kabupaten Bangka Selatan menyambut tradisi ritual adat Buang Jung di Desa Kumbung, Kecamatan Lepar Pongok, Senin (15/7). Ritual ini dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung A Rivai mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Acara diawali pembacaan doa dan dilanjutkan dengan Tunjang Angin.

Turut hadir Bupati Bangka Selatan H Justiar Noer, Kapolres Bangka Selatan AKBP Aris Sulistyono, camat, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Buang Jung merupakan tradisi Suku Sekak yang konon sebagai penolak bala serta wujud rasa syukur atas tangkapan hasil laut sekaligus memohon perlindungan kepada Tuhan. Tradisi masyarakat pesisir tersebut dilestarikan dengan tujuan menjaga aktivitas para nelayan saat mengarungi lautan.

Justiar Noer menyebut, penyelenggaraan tradisi ri­tual Buang Jung merupakan bentuk kepedulian tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Kumbung terhadap pelestarian budaya. Tradisi ini bukan hanya menjadi tradisi yang dilestarikan masyarakat Desa Kumbung, melainkan juga salah satu kekayaan budaya daerah Bangka Selatan yang me­narik sebagai penopang kegiatan kepariwisataan.“Filosofi yang bisa kita ambil dalam ritual Buang Jung ini, salah satunya adalah sebagai wujud rasa syukur terhadap alam, gotong royong dan jembatan silaturahmi antarsesama yang ada dalam masyarakat yang masih tetap terjaga,” kata Justiar, Senin (15/7)

Sementara, Rivai me­ngatakan, ritual Buang Jung mempunyai nilai yang stra­tegis yakni mempertahan­kan akar budaya yang telah lama tumbuh di masyarakat dan diyakini memberi nilai manfaat yang positif.

“Mari bersama-sama lestarikan adat dan tradisi Buang Jung, baik saat ini maupun di masa yang akan datang,” katanya. (advertorial/ara/shi)

Editor: Evan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved