Berita Pangkalpinang
BKIPM Nilai Tingkat Konsumsi Ikan di Babel Tinggi, Banyak Makanan Produk Hasil Laut
Kepala BKIPM Bangka Belitung Darwis Syah Putra menilai tingkat konsumsi ikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini tinggi.
BANGKAPOS.COM-- Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bangka Belitung Darwis Syah Putra menilai tingkat konsumsi ikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini tinggi. Pasalnya masyarakat Bangka Belitung mengolah ikan menjadi kemplang, pempek, dan berbagai jenis olahan ikan lainnya.
Seperti ikan tenggiri yang merupakan ikan musiman, sehingga apabila Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survey pada saat bukan musimnya ikan tenggiri maka inflasinya akan tinggi, karena supply and demandnya tidak seimbang.
"Yang paling penting kami tekankan ikan itu dipengaruhi dengan kondisi alam, dan tidak setiap hari ikan itu ada," ungkap Darwis kepada bangkapos.com.
Darwis juga mengatakan jika 20 jenis ikan terlalu banyak untuk dijadikan dasar survey BPS guna mengukur indikator kemiskinan dan perlu dipertegas kembali dari segi apa indikator kemiskinan tersebut diukur. Seperti dari kemampuan daya beli atau kesejahteraan nelayan.
Oleh karena itu menurutnya,nelayan akan sejahtera dengan harga ikan yang tinggi tetapi masyarakat akan kesulitan untuk membeli ikan tersebut karena harganya mahal. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/darwis.jpg)