Berita Sungailiat

Kantor Pak Kades Rebo Disegel Warga, Tuntut Pemecatan Kadus

Warga baru akan melepas segel penuh poster bertulisan hujatan, jika Kades Rebo Fendy bersedia memecat Kadusnya yang bernama, Nuryani alias Ai-Ai.

Kantor Pak Kades Rebo Disegel Warga, Tuntut Pemecatan Kadus
Bangka Pos/Fery Laskari
Tampak Kantor Kades Rebo dipenuhi poster tuntutan agar Kades memecat Kadus. Ruang kerja Kades dan beberapa ruangan lainnya dikunci rapat dan disegel warga terkait tuntutan yang dimaksud, Selasa (16/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi demo Warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Bangka, Selasa (16/7/2019), berbuntut pada penyegelan Kantor Kades Rebo. Warga baru akan melepas segel penuh poster bertulisan hujatan, jika Kades Rebo Fendy bersedia memecat Kadusnya yang bernama, Nuryani alias Ai-Ai.

Kepala Desa Rebo, Fendy ditemui bangkapos.com di sela-sela demo warga, Selasa (16/7/2019) mengakui kantornya telah disegel warga. Menurut Kades penyegelan kantor itu bukan karena warga marah padanya, melainkan marah pada Kadus, Nuryani alias Ai-Ai yang merupakan bawahan Kades.

"Kantor Kades Rebo disegel masyarakat karena menurut masyarakat Kadusnya tidak 'bersih', itu menurut mereka. Mereka (masyarakat) ingin Kadus Rebo (Nuryani alias Ai-Ai) segera diberhentikan. Mereka meminta saya selaku Kades memecat Kadus," kata Kades Revo, Fendy.

Akibat penyegelan kantornya, Fendy mengaku belum dapat beraktivitas di dalam ruang kerja. Kantor itu baru akan dibuka segel oleh warga jika ia memenuhi tuntutan warga, yaitu segera memecat Kadus bernama Nuryani alias Ai-Ai.

"Warga baru mau melepaskan segel sampai Kadusnya dipecat," kata Fendy mengaku segera menindaklanjuti tuntutan itu.

Sebelumnya lebih seratus orang Warga Dusun Rebo, Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka hari ini menggelar aksi demo. Mereka datang ke Kantor Kades Rebo, seraya meminta Kades Fendy segera memecat Kadus Nuayani alias Ai-Ai.

Aksi demo itu dilakukan warga karena diduga Kadus Rebo, Nuryani alias Ai-Ai ikut mendukung aktivitas penambangan timah oleh perusahaan tambang menggunakan Kapal Isap (KIP) di Perairan Pantai Rebo. Warga bahkan menyebut sang Kadus telah menandatangani kesepakatan sebagai bukti dukungan KIP, mengatas-namakan warga.

"Makanya kami minta Pak Kades segera pecat Kadus ini karena bawa bawa nama warga," kata sejumlah warga seraya menentang poster tuntutan di Kantor Kades Rebo, Selasa (16/7/2019).

Sayangnya Kadus Rebo, Nuryani alias Ai-Ai langsung meninggalkan Kantor Kades Rebo setelah didemo warga. Upaya konfirmasi oleh bangkapos.com pada sang Kadus pun tak membuahkan hasil.

Kepala Desa (Kades) Rebo, Fendy ditemui di sela-sela demo warganya, Selasa (16/7/2019) mengakui adanya tuntutan warga.

"Intinya warga saya meminta saya untuk memecat Kadus saya bernama Nuryani alias Ai-Ai," kata Kades mengaku segera menindakalanjuti tuntutan warga yang dimaksud.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved