Berita Pangkalpinang

Jihan Ramadani Bayi Tanpa Anus Butuh Bantuan, Tunggu KK Terbit untuk Urus BPJS Kesehatan

Keluarga kurang mampu ini tak mengantongi kartu BPJS Kesehatan. Terpaksa Amri dan Misrah membawa putri mereka dengan biaya sendiri.

Jihan Ramadani Bayi Tanpa Anus Butuh Bantuan, Tunggu KK Terbit untuk Urus BPJS Kesehatan
Bangka Pos/Alza Munzi
Jihan Ramadani saat berobat di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Rabu (17/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  - Misrah (26) lebih banyak diam saat menggendong Jihan Ramadani (1,5 bulan), buah hatinya yang mengalami kelainan pada anus, Rabu (17/7/2019). Di ruang tunggu poliklinik bedah RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang, Misrah didampingi suaminya, Amri (29) harap-harap cemas.

Mereka khawatir Jihan mengalami sakit lebih parah, ketika anus buatan yang berada di perut kiri berwarna agak kemerahan. Warga Desa Tanjungpura, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah ini mengaku Jihan kerap menangis dan rewel pada Selasa (16/7/2019) malam.

"Kami khawatir terjadi apa-apa, pagi-pagi bawa ke rumah sakit. Sewa mobil dari kampung, karena susah bawa bayi pakai motor," ungkap Misrah.

Malang keluarga kurang mampu ini tak mengantongi kartu BPJS Kesehatan. Terpaksa Amri dan Misrah membawa putri mereka dengan biaya sendiri.

Padahal, untuk kebutuhan sehari-hari saja, Amri harus banting tulang sebagai nelayan dengan penghasilan tak seberapa. Namun, apa daya kartu BPJS Kesehatan baru akan diurus setelah kartu keluarga (KK) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangka Tengah terbit.

"Sudah dua minggu orang dari desa mengurusnya, belum ada kabar sudah jadi atau belum. Katanya KK selesai hari ini," kata Amri.

Tak hanya itu, Amri juga tak mengantongi surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari pemerintah desa. SKTM yang dipegangnya saat ini, tertulis nama Jihan Ramadani bukan Amri sebagai kepala keluarga. BPJS Kesehatan dan SKTM tersebut sangat berarti bagi Amri dan keluarganya.

Karena biaya berobat Jihan membutuhkan biaya tak sedikit dan proses tindakan medisnya pun berkelanjutan.

"Istri saya yang mengurus ke kantor desa, lalu diberikan SKTM atas nama Jihan Ramadani," ujarnya.

Selama ini Amri mengaku berjibaku sendiri mengobati anak ketiganya itu. Belum ada bantuan dari pemerintah daerah untuk keluarga kurang mampu ini.

Halaman
123
Penulis: Alza MH (day)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved