Seorang Pramugari Menangis dan Menelpon Hotman Paris, Boleh Terbang Jika Mau Temani Direksi

Seorang Pramugari Menangis dan Menelpon Hotman Paris, Boleh Terbang Jika Mau Temani Direksi

Seorang Pramugari Menangis dan Menelpon Hotman Paris, Boleh Terbang Jika Mau Temani Direksi
Tribunnews
Hotman Paris Ganti Nama di Depan Ustadz Gus Solah, Ini Bedanya Sekarang, Cek Ceritanya1 

BANGKAPOS.COM -- Pengacara Hotman Paris Hutapea mendapat telpon setiba di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Tanggerang-Jakarta. Seorang mengaku pramugari menangis karena perlakuan petinggi perusahaan penerbangan tempat ia bekerja.

Pramugari tersebut mengungkapkan dirinya diajak untuk menemani oknum yang punya jabatan di direksi perusahaan tempat ia bekerja.

Jika rayuan itu dipenuhi, maka pramugari tersebut akan dapat jam terbang yang cukup dan menghasilkan uang.

Menurut Hotman Paris Hutapea, seorang pramugari sangat bergantung pada jam terbang.

Jika pramugari tak mendapat jam terbang yang cukup, maka ia akan mendapat gaji yang sedikit.

"Good afternoon saya begitu tiba dari Kediri,

telepon pertama yang saya terima di Bandara Cengkareng adalah tangis seorang pramugari

anda tahu pramugari itu gajinya dari jam terbang,

kalau dia sering terbang maka dia akan dapat gaji penuh.

Kalau dia banyak stby maka dia hanya dapat uang yang sangat kecil

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved