Dampak Kekringan, Warga Kampung Keramat Ambil Air di Rumah Saudara

Sebagian warga di Pangkalpinang, mulai rasakan dampak kekeringan, mereka mulai mendatangi sumur tetangga hingga rumah keluarganya untuk mengambil air.

Dampak Kekringan, Warga Kampung Keramat Ambil Air di Rumah Saudara
Bangka Pos/Nordin
Sumur umum warga di Kelurahan Paritlalang, Pangkalpinang, menjadi andalan saat musim kemarau 

Dampak Kekringan, Warga Kampung Keramat Ambil Air di Rumah Saudara

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebagian warga di Pangkalpinang, mulai rasakan dampak kekeringan, mereka mulai mengambil air di sumur tetangga hingga rumah keluarganya.

Junadi (53) satu di antaranya, dia mengaku sudah tiga hari mengambil air di rumah saudaranya. hal itu dilakukan pagi hari sebelum beraktivitas.

"Sumur di rumah kami sudah tidak naik lagi airnya saat di mesin, mau tidak mau ke rumah saudara, numpang dulu," ungkap warga Kampung Keramat, Pangkalpinang ini, Kamis (18/7/2019)

Junadi menyatakan, musim kemarau tahun ini sepertinya lebih cepat membuat air sumur di rumahnya menipis, diapun mengaku tidak tahu penyebabnya.

"Saya merasa seperti itu, lebih cepat air sumur nyusut, padahal di rumah cuma berlima, saya, istri saya, dan anak tiga, tahun sebelumnya seperti ini juga, tapi sekitar empat bulan kemarau baru terasa," bebernya

Hal yang berbeda dengan warga lainnya, Nurjanah (40), warga Parit Lalang, Pangkalpinang, ia menyebutkan belum merasakan dampak kemarau.

"Alhmadulillah, masih cukup air, karena memang di RT kami ini aliran air, agak rendah juga dibandingkan tempat lainnya, sehingga kalau sumur mungkinjarang kering," ujar Nurjanah

(Bangkapos.com/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved