Guru Olahraga Sering Remas Dada Turis Karena Tak Kuat Lihat Paras Cantik dan Pakaian Menggoda

Seorang guru olahraga, SP mendekati seorang turis asing wanita dan meraba dadanya lalu melarikan diri menggunakan sepeda motornya.

Guru Olahraga Sering Remas Dada Turis Karena Tak Kuat Lihat Paras Cantik dan Pakaian Menggoda
Christi Mahatma/Tribun Jogja
Kepolisian Mergangsan menunjukkan barang bukti yang digunakan SP saat melakukan perbuatan asusila di Polsek Mergangsan. 

Dari dua kali perbuatannya tersebut, SP biasa mengincar turis asing wanita yang berjalan seorang diri.

Saat rilis perkara di Polsek Mergangsan, penyidik sempat menghadapkan SP kepada media dalam kondisi wajah tertutup masker.

SP mengaku khilaf dan perbuatannya meraba dada turis asing wanita hanya iseng.

"Cuma iseng, khilaf pas lewat Prawirotaman. Orang asing biasanya cantik-cantik dan berbaju terbuka. Tetapi tidak ada unsur nafsu, cuma iseng," aku SP sambil menundukkan kepalanya.

Ayah satu anak ini menyesali perbuatannya. Ia tak menyangka aksi isengnya berujung penjara.

"Menyesal, karena akibatnya jadi seperti ini. Kemungkinan nanti akan resign, sementara ini belum," tambah SP.

Akibat perbuatannya, SP harus mendekam di balik jeruji besi.

Polisi menjerat SP pasal 281 ayat 1 KUHP tentang kejahatan merusakan kesopanan di muka umum dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara.

Tahun lalu, seorang turis asing wanita mengalami hal sama dan pelaku terekam CCTV penginapan Deshostel di kawasan Prawirotaman.

Pemilik penginapan, Yudhistira Adi, menjelaskan peristiwa tak mengenakkan tersebut terjadi pada Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 20.25 WIB.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved