Masalah Lingkungan, Duta PEPELINGASIH Babel 2019 Berikan Solusi

Berbagai ilmu dan keterampilan yang diperoleh tiga orang duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH)

Masalah Lingkungan, Duta PEPELINGASIH Babel 2019 Berikan Solusi
ist diskominfo
Tiga duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) 2019 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni, Nur Habibah, Resky Alfalah dan Orie Fachridho Hermawan. Tiga duta PEPELINGASIH Babel 2019 merupakan mahasiswa Universitas Bangka Belitung yang berhasil mewakili Babel mengikuti program PEPELINGASIH Nasional di Bogor, Jawa Barat, 9 - 13 Juli 2019 yang lalu. 

Masalah Lingkungan, Duta PEPELINGASIH Babel 2019 Berikan Solusi

Berbagai ilmu dan keterampilan yang diperoleh tiga orang duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) Babel 2019, salah satunya pengelolaan dan pemilihan sampah seperti pemanfaatan limbah kertas menjadi kerajinan yang bernilai tinggi.

Selain itu, ilmu dan keterampilan yang mereka peroleh yakni pembuatan Eco Brick, pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cuci dan sukses beternak belatung yang dijadikan sebagai pakan ternak.

Tiga duta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) 2019 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni, Nur Habibah, Resky Alfalah dan Orie Fachridho Hermawan. Tiga duta PEPELINGASIH Babel 2019 merupakan mahasiswa Universitas Bangka Belitung yang berhasil mewakili Babel mengikuti program PEPELINGASIH Nasional di Bogor, Jawa Barat, 9 - 13 Juli 2019 yang lalu.

Kedatangan tiga duta PEPELINGASIH Babel 2019 disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Suharto didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangaan Pemuda Diskepora Babel Ferdian Hermawan Loebis dan Kasi Pemuda Abang Evan dan Sekdiskepora Azami Anwar, Rabu (17/07/2019) di ruang kerja Kadiskepora Babel.

Seperti diketahui PEPELINGASIH merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, PEPELINGASIH 2019 diikuti 98 peserta Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih dari 34 Provinsi se-Indonesia.

Kadiskepora Suharto menjelaskan, selain permasalahan sampah, lahan bekas pertambangan juga harus di perhatikan dan dipikirkan agar bisa bermanfaat dan diolah agar produktif, jelasnya.

"ini sangat baik sekali, suatu terobosan besar agar para generasi muda tidak selalu berharap dapat menjadi Pegawai Negeri Sipil, tapi harus bisa cari peluang seperti kewirausahaan yang tujuannya dapat menciptakan lapangan pekerjaan", ujarnya.

Kadiskepora Suharto berharap agar para generasi muda ke depan dapat menjadi pemuda yang inovatif, kreatif serta peduli terhadap lingkungan. Diskepora Babel selain membina dan mendidik olahraga tingkat pelajar untuk jadi atlet prestasi, Diskepora juga terus mensupport dan mendorong di bidang kepemudaan seperti dunia kewirausahaan, karena peran pemuda merupakan sebagai ujung tombak pembangunan jelasnya.

"tolong, apa yang telah kalian dapat selama mengikuti kegiataan tersebut agar dapat diterapkan di Babel, dan mengajak pemuda Babel yang lain untuk dapat ikut berpartisipasi dengan ilmu yang telah diperoleh, sehingga generasi muda Babel akan lebih peduli terhadap lingkungan", pungkasnya.

Editor: Evan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved