Berita Pangkalpinang

Terkait Zirkon, Rusbani: Lengkapi Dulu Syarat Pengirimannya

Ada syarat-syarat pengiriman Zirkon yang belum dilengkapi. Hal inilah yang diminta untuk dilengkapi terlebih dahulu.

Terkait Zirkon, Rusbani: Lengkapi Dulu Syarat Pengirimannya
BANGKA POS / DEDY Q
Plt. Kepala Dinas ESDM Babel Rusbani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepulauan Bangka Belitung Rusbani mengatakan perusahaan pengirim belasan ribu ton Zirkon dan Elminit yang baru-baru ini bongkar muat di Pelabuhan Pangkalbalam memang tak terkendala perizinan menyangkut IUP mereka.

Tetapi ada syarat-syarat pengiriman Zirkon yang belum dilengkapi. Hal inilah yang diminta untuk dilengkapi terlebih dahulu.

"Izin (terkait IUP) mereka punya. Yang jadi masalah (syarat) pengirimannya, itu saja, bukan IUP-nya. Lengkapi dulu syaratnya, apa (syarat) dari perdagangan atau ESDM" ucap Rusbani, Kamis (18/7/2019)

Dari Dinas ESDM sendiri, perusahaan memerlukan Surat Keterangan Produksi (SKP). Sayangnya, Rusbani mengaku belum tahu persis apakah perusahaan sudah mengurus dan mendapatkan SKP ini.

"Dari kami, perlu SKP. Ini perlu ditanya dulu, SKP (terkait) ini yang buat cabdin Kabupaten Bangka. SKP itu dikeluarkan oleh cabdin, tetapi harus diinformasikan kepada saya. Ya tidak bisa (kalau belum ada SKP), ini menyangkut dari mana (zirkonnya). Kalau pajaknya ke Kabupaten, kalau dia ekspor, baru royalti," kata dia.

Rusbani mengatakan, Babel saat ini hanya memiliki pengolahan pemurnian, belum sampai pemurnian. Dia mengatakan, saat ini meniral ikutan memang masih bisa dikirim antar pulau, kecuali diekspor.

"Selama ini perdagangan antar pulau, ekspor itu tidak diperbolehkan kalau belum dimurnikan betul dengan kadar 65,5 itu," katanya

Babel diketahui telah membatasi pengelolaan mineral ikutan dan produk samping timah. Hal ini diatur melalui Peraturan Daerah nomor 1 Tahun 2019 dan Pergub nomor 28 tahun 2019.

Pengiriman Zirkon oleh pemegang izin resmi ke luar Babel hanya masih bisa dilakukan paling lama dua tahun sejak Perda Nomor 1 tahun 2019 diberlakukan. Lewat dari itu, Zirkon tak boleh lagi dikirim ke luar Babel.
Terkait pengiriman zikron ke luar Babel ini diketahui memang diatur dalam Perda Nomor 1 tahun 2019 pada Bab VI Ketentuan Peralihan pasal 18.

"Apabila setelah dua tahun, tidak boleh lagi ada pengangkutan-pengangkutan zirkon dari satu temlat ke tempat lain, dari satu pulau ke pulau lain, karena ini sudah dibatasi, dan sudah ada pergubnya," kata Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah beberapa waktu lalu.

(Bangka Pos / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved