Berita Sungailiat

Kepala BNN Kaget, Ternyata Ini Penyebab Oknum Dispora Lolos Tes Urine

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Eka Agustina menyesalkan adanya oknum PNS

Kepala BNN Kaget, Ternyata Ini Penyebab Oknum Dispora Lolos Tes Urine
Bangkapos.com/Fery Laskari
Konfrensi Pers Kepala BNN Bangka, Eka Agustina bersama para pejabat, Selasa (18/12/2018) di Kantor BNNK Bangka di Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka, Eka Agustina menyesalkan adanya oknum PNS atau ASN di Jajaran Pemkab Bangka yang diduga terlibat narkoba, pasca penangkapan oleh pihak kepolisan, pekan lalu.

Padahal BNN Bangka sudah beberapa kali melakukan tindakan antisipasi, termasuk memeriksa atau tes urine pada pegawai di daerah ini.

"Saya selaku Kepala BNN Kabupaten Bangka sangat kaget dengan tertangkapnya ASN Pemkab Bangka (RH alias AS PNS Dispora Bangka). Padahal beberapa waktu lalu kita baru saja selesai tes urine (pada pegawai Pemkab Bangka)," sesal Eka saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (19/7/2019), soal penangkapan Tersangka RH alias AE oleh polisi atas tuduhan sebagai pemakai dan pengedar Narkoba.

Diakui Eka, beberapa waktu sebelumnya, BNN Kabupaten Bangka meminta para pegawai yang bertugas di sejumlah OPD Pemkab Bangka menjalankan pemeriksaan urine sesuai jadwal yang ditetapkan. Hal itu dimaksudkan agar, pada pegawai di Pemkab Bangka tidak terjerumus ke dunia narkotika.

Namun sayangnya, saat tes urine dijalankan, pejabat OPD di Pemkab Bangka hanya menghadirkan beberapa orang PNS atau ASN saja. Sebaliknya, yang diperintahkan oleh Pejabat OPD untuk tes urine di BNN, justru sebagian besar kalangan honorer. Sehingga tak heran jika, oknum PNS atau ASN nakal, lolos pemeriksaan.

"Sebanyak sebelas OPD yang ikut tes urine. Tapi memang sebagian OPD tidak melibatkan semua PNS untuk diperiksa. Yang terjadi kebanyakan tenaga honorer yang (banyak ) dilakukan tes urine. Itu pun dianggap untuk menyelesaikan tes urine sebelumnya," kata Eka.

Saat ditanya apa yang bakal dilakukan BNN Kabupaten Bangka terkait penangkapan oknum PNS-ASN berinisial RH alias AE? Eka menyebut tergantung pihak yang berwenang, dalam hal ini penyidik kepolisian setempat menganalisanya.

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaaan yang ada di polisi. Kalau memang mau dirujuk rehab (Tersangka RH), maka kita layani rehab. Tapi kalau ada proses lain, pengembangan mungkin, kita tunggu saja," kata Eka. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved