Berita Bangka Selatan

Komisi I DPRD Basel Pertanyakan Belum Setahun Akreditasi RSUD Turun Jadi Tipe D

Belum sampai satu tahun menyandang tipe C, akreditasi RSUD Bangka Selatan, kembali turun ke tipe D.

Komisi I DPRD Basel Pertanyakan Belum Setahun Akreditasi RSUD Turun Jadi Tipe D
Bangkapos.com/Anthoni
Sekretaris Komisi I DPRD Bangka Selatan, Samsir 

BANGKAPOS.COM-- Belum sampai satu tahun menyandang tipe C, akreditasi RSUD Bangka Selatan, kembali turun ke tipe D.

Kabar tersebut, sontak mengejutkan berbagai pihak, tak terkecuali Komisi 1 DPRD Kabupaten Bangka Selatan, yang menjadi mitra kerja Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Komisi I DPRD Bangka Selatan, langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Basel terkait turunnya akreditasi tersebut, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Babel, Mulyono di salah satu media massa.

"Pastinya kaget ya mengingat belum sampai satu tahun selesai diakreditasi kembali ke semula ke tipe D dengan alasan masih kekurangan SDM," kata Sekretaris Komisi I DRPD Basel Samsir kepada Bangkapos.com, Jumat (19/7/2019).

Rencananya Komisi 1 DPRD Basel akan berkoordinasi dengan dinkes provinsi terkait kurangnya tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis dasar yang saat ini yang baru berjumlah satu dan akan dipenuhi pada bulan Agustus ini.

"Soal anggaran tidak ada masalah sudah disiapkan termasuk tunjangan dokter spesialis yang cukup besar di angka kurang lebih Rp 60 juta perbulan. Bahkan formasi CPNS 2 tahun terakhir selalu di buka formasi dokter spesialis dasar mulai dari dokter anak, dokter bedah dan dokter anastesi tetapi selalu tidak ada peminatnya," sesal Samsir.

Direktur RSUD Basel, Zulkifli, tak menampik kabar turunnya akreditasi tersebut. Namun, pihaknya masih memilik batas waktu 28 hari kedepan, untuk menyanggah keputusan tersebut.

"Itu bedasarkan riview online kemenkes, sekarang kembali ke tipe D lagi, tetapi itu ada masa sanggah selama 28 hari terhitung sejak kemarin itu kami harus melengkapi kekurangan terutama SDM tenaga spesialis dasar," jelas Zulkifli. (Bangkapos.com/Anthoni)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved