Berita Sungailiat

Kronologi Toko Terbakar hingga Menghanguskan Barang Dagangan, Kodri : Ko Tenang Bini Kededep

Dinding toko menghitam dan beberapa peralatan hangus terbakar. Pria tua mantan pengawai PT Timah itu hanya bisa pasrah

Kronologi Toko Terbakar hingga Menghanguskan Barang Dagangan, Kodri : Ko Tenang Bini Kededep
Bangka Pos/Fery Laskari
Tampak Kodri (68) dan istri di lokasi kebakaran, usai api dipadamkan, Jumat (19/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kodri (68) tak menyangka tempat usahanya jadi begini. Dinding toko menghitam dan beberapa peralatan hangus terbakar. Pria tua mantan pengawai PT Timah itu hanya bisa pasrah, tertunduk lesu.

"Saya tidak tahu secara pasti percikan api dari mana asalnya. Yang jelas tiba-tiba muncul kobaran api," kata Kondri (68) ditemui bangkapos.com di lokasi kebakaran, Jumat (19/7/2019) pagi.

Ketika itu, Kodri bersama sang istri beranjak dari rumah mereka di sekitar kawasan Bukit Betung Sungailiat menuju toko di Jalur Dua Jl Ahmad Yani, seberang Kolam Renang Lokatirta Sungailiat. Seperti biasa, ia membuka pintu toko untuk memulai aktivitas dagang. Di toko berukuran sekitar 4 meter x 6 meter itu, pasangan suami istri ini berharap mendapat rejeki lebih.

Berbagai dagangan ia siapkan antara lain kelapa muda, premium eceran dan makanan dan minunan lainnya. Tapi nahas saat sedang berada di dalam toko, api tiba-tiba berkobar.

"Kemungkinan karena bensin di jeriken tidak tertutup rapat sehingga gas (uap bensin) keluar dan tekena percikan api," katanya.

Lokasi kebakaran usai api dipadamkan Jumat (19/7/2019).
Lokasi kebakaran usai api dipadamkan Jumat (19/7/2019). (Bangka Pos/Fery Laskari)

Saat itu Kodri dan istri berusaha memadamkan api. Pria tua ini juga berusaha mengeluarkan barang berharga di dalam toko, namun dicegah sang istri.

"Men ko tenang bai, dak kededep. Tapi bini ko yang kededep sambil narik tangan ko keluar toko (saya tenang, tapi istri yang gugup, menarik tangan saya keluar toko -red)," kata pria yang sudah dipenuhi rambut uban itu.

Kodri tak tahu pasti, apakah percikan api berasal dari korsleting listrik atau dari kompor gas. Namun yang pasti kompor gas di tempat usaha mereka ikut terbakar.

"Kompor gas e ge kredit e lum lunas aben lah tebakar (kompor gas yang terbakar, cicilan kreditnya belum lunas -red)," kata Kodri pada wartawan ini.

Sementara tak hanya barang dagangan yang hangus terbakar, tapi bensin dan alat pendingin ikan-daging milik anaknya di toko itu, juga rusak seketika.

"Men itung-itung kerugian ade empat puluh juta, termasuk biaya rebat plafon dan dinding toko (kerugian sekitar Rp 40 Juta)," katanya.

Tim Damkar Satpol PP Bangka memadamkan api di toko Kodri di Jl Jalur Dua Ahmad Yani, depan Lokatirta Sungailiat Bangka, Jumat (19/7/2019).
Tim Damkar Satpol PP Bangka memadamkan api di toko Kodri di Jl Jalur Dua Ahmad Yani, depan Lokatirta Sungailiat Bangka, Jumat (19/7/2019). (Istimewa)

Sumber api diduga berasal percikan api kompor gas yang menyala dekat bahan bakar premium di toko itu. Beruntung kobaran api cepat dipadamkan sehingga tak menular ke bangunan sekitarnya, Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 06.30 wib.

"Kebakaran diperkirakan pukul 06.30 WIB, api dapat dijinakkan atau dipadamkan petugas Damkar serta warga sekitarnya pukul 06.50 WIB," kata Kabid Damkar, M Fauzie mewakili Kasat Pol PP Bangka, Dalyan Amrie, usai proses pemadaman api di seberang Kolam Renang Lokatirta Sungailiat Bangka.

"Pemilik ruko sedang menghidupkan kompor gas yang tidak jauh dari bahan yang mudah terbakar (bensin), kemudian api menyambar ke bahan bakar tersebut sehingga menyebabkan kebakaran," katanya.

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved