Berita Sungailiat

BPD Wakili Masyarakat, Jadi Pengontrol Pembangunan di Desa

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) karena menjadi lembaga yang mewakili masyarakat.

BPD Wakili Masyarakat, Jadi Pengontrol Pembangunan di Desa
IST/Ismir
Tampak Camat Puding Besar (Pubes), Ismir R saat menyampaikan kata sambutan di acara halal bihalal di Rumah Dinas Camat Pubes, Kamis (13/6/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Camat Puding Besar (Pubes), Ismir R menjelaskan pentingnya dilakukan pemilihan Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) karena menjadi lembaga yang mewakili masyarakat.

"BPD itu fungsinya sebagai kelembagaan yang mewakili masyarakat," kata Ismir seraya menyebut, dalam waktu dekat tujuh desa di wilayah kecamatan yang ia pimpin bakal menyelenggarakan pemilihan tersebut.

Dalam BPD, nanti akan ada keterwakilan berbagai RT, dusun atau keterwakilan perempuan. Peserta atau calon yang terpilih bakal mendapat tugas besar di desa masing-masing. "Pasti akan ada keterwakilan perempuan,"  ungkap Ismir.

Sedangkan tugas BPD menurut Ismir, sangat komplek. karena BPD bisa mengontrol pembanguan dan segala aspek yang terjadi di desanya. "Misal mengusulkan program dan memonitoring pembanguan di desa," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ismir memastikan, pemilihan dan pembentukan BPD diatur berdasarkan aturan atau mekanisme yang berlaku. Jumlah Anggota BPD setiap desa, tidak sama, tergantung jumlah penduduk dan luas wilayah.

"Jumlah Anggota BPD termasuk Ketua yang bakal dipilh atau dibentuk di Desa Kotawaringin dan Desa Puding sebanyak tujuh orang. Sedangkan di lima desa lainnya, yaitu Kayubesi, Labu, Nibung, Tanah Bawah dan Saing, masing-masing lima orang," tegas Ismir. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved