Idul Adha, Hukum Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Ini

Penyembelihan hewan kurban, dilakukan oleh Nabi Ibrahim saat turun perintah menyembelih anaknya, Ismail.

Idul Adha, Hukum Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Ini
Bangka Pos/Krisyanidayati
Kepala Kantor dan Karyawan Kemenag Babel mempersiapkan hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar di kantor Kanwil Kemenag Babel, Kamis (23/8/2018). 

BANGKAPOS.COM - Hari Raya Idul Adha disebut juga hari raya kurban.

Pada hari raya itu, bagi yang mampu akan berkurban hewan sesuai dengan tuntunan Islam.

Penyembelihan hewan kurban, dilakukan oleh Nabi Ibrahim saat turun perintah menyembelih anaknya, Ismail.

Kemudian Allah SWT menggantinya dengan domba.

Hari Raya Idul Adha, juga momentum umat Islam melaksanakan ibadah haji.

Sehingga Idul Adha kerap disebut hari raya Haji.

Kemudian, untuk penyembelihan hewan kurban, muncul pertanyaan bolehkah untuk orang yang sudah meninggal?

"Boleh, Hadisnya ada di Ibnu Majah nomor hadis 3221," kata Ustaz Adi Hidayat.

Nabi ketika berkurban dengan 100 ekor hewan mengatakan, 

"Ya Allah mohon terima kurban ini dari Muhammad SAW, dari keluarga besar Muhammad, untuk umatnya Muhammad SAW."

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved