Idul Adha 2019

6 Adab Rayakan Idul Adha Sesuai Tuntutan Nabi Muhammad SAW Lengkap Tata Cata Salat Id

Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan umatnya bagaimana adab-adab saat merayakan Idul Adha.

6 Adab Rayakan Idul Adha Sesuai Tuntutan Nabi Muhammad SAW Lengkap Tata Cata Salat Id
Bangkapos.com/Riki Pratama
Umat Islam mendengarkan khutbah Salat Id pada perayaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1436 H di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (24/9/2015). 

Saat Salat Hari Raya, baik Salat Idul Adha dan Idul Fitri hendaklah menempuh jalur yang berbeda antara pulang dan pergi.

Jabir mengabarkan, Nabi Muhammad SAW selalu menempuh jalur pulang yang berbeda dengan jalur ketika ia berangkat.

Tata Cara Salat Idul Adha:

Dikutip dari Muslim.or.id, hukum salat Idul Adha adalah fardhu'ain.

Artinya wajib bagi setiap individu kaum muslimin.

Dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadist Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang memerintahkan kaum wanita, bahkan termasuk pula wanita yang sedang haid, untuk menuju ke tempat pelaksanaan salat.

Selain itu, saat hendak melakukan salat, seorang muslim juga tidak memakan makanan sebelum salat Idul Adha.

Buraidah radhiyallahu’anhu mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak keluar menuju Salat ‘Idul Fithri sebelum makan terlebih dahulu. Adapun pada hari raya kurban, Beliau tidak makan sebelum pulang dari tempat salat kemudian memakan sembelihan beliau” (HR. Tirmidzi, hasan).

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Adapun pada hari raya ‘Idul Adha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak makan hingga Beliau pulang dari tempat salat kemudian makan dari sembelihan Beliau”

Sementara itu berikut tata cara salat Idul Adha:

SALAT ID -Jamaah Salat Idul Adha 1436 H mengikuti rangkaian pelaksanaan Salat Ied, di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel Airitam, Pangkalpinang pada Kamis (24/9/2015).
Jamaah Salat Idul Adha 1436 H mengikuti rangkaian pelaksanaan Salat Id di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Airitam, Pangkalpinang, Kamis (24/9/2015). (Bangkapos.com/ Emil)
  1. Dimulai dengan takbiratul ihram, seperti Salat yang lainnya.
  2. Pada rakaat pertama ditambah takbir tambahan (zawaaid) sebanyak 7 kali selain takbiratul ihram.
  3. Pada rakaat kedua ditambah takbir sebanyak lima kali.
  4. Dibolehkan mengangkat tangan ketika takbir tambahan sebagaimana yang dicontohkan sahabat Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma.
  5. Tidak ada dzikir khsusus yang dibaca diantara takbir. Namun terdapat riwayat dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Beliau mengatakan : “Di antara takbir, hendaklah memuji Allah”.
  6. Setelah selesai takbir tambahan, kemudian membaca Al Fatihah dan surat pilihan
  7. Dianjurkan untuk membaca suarat Qaaf pada rakaat pertama dan surat Al Qamar pada rakaat kedua. Atau bisa juga membaca surta Al A’laa dan Al Ghasiyah.

Idul Adha 2019 - Puasa Arafah, Jalan Kaki ke Masjid hingga Tak Makan Sebelum Salat Id

Sabda Rasulullah SAW, Berkurban saat Idul Adha Bisa Selamatkan Umat dari Kejelekan Dunia Akhirat.

Menjelang Idul Adha, Ini 5 Perbedaan Salat Idul Adha dan Idul Fitri, Tak Boleh Dilakukan dan Boleh

Pahala Berkurban dan Keutamaan Menyembelih Hewan Kurban Pada Hari Raya Idul Adha

Idul Adha, Hukum Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Ini

Penulis: Mariah Gipty 

Artikel ini telahtayang di https://wow.tribunnews.com/2019/07/19/adab-adab-di-hari-raya-idul-adha-termasuk-disunahkan-tidak-makan-sebelum-salat

Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved