Berita Pangkalpinang

Penjelasan LPPOM MUI Babel Pentingnya Sertifikat Halal

Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Nardi Pratomo menerangkan, kenapa sebuah produk harus bersertifikat halal.

Penjelasan LPPOM MUI Babel Pentingnya Sertifikat Halal
Bangka Pos / Krisyanidayati
Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika, Majelis Ulama Indonesia, Provinsi Bangka Belitung, (LPP POM MUI), Nardi Pratomo. 

BANGKAPOS.COM-- Direktur LPPOM MUI Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Nardi Pratomo menerangkan, kenapa sebuah produk harus bersertifikat halal.

Sertifikat halal merupakan sebuah pengakuan dari ulama secara tertulis, di dalam sertifikat ini terdapat jaminan mutu dan kehalalan, terutama dari makanan atau sejenisnya.

"Dari sertifikat halal ini ada sebuah jaminan mutu, yaitu sebuah produk atau sejenisnya diaudit oleh para auditor yang berkompeten dibidangnya dan ada jaminan halal dari ulama," kata Nardi, Senin (22/7/2019).

Nardi membeberkan, berdasarkan data yang dikutipnya dari Disprindag Babel, ada 13 ribu usaha kecil menengah (UKM) saat ini yang terdata dan harus disertifikasi kehalalannya.

Dari 13 ribu tersebut yang sudah disertifikasi halal baru 1000 lebih, sedangkan 11 ribu lebih belum tersertifikasi.

" Jadi per Oktober 2019 ini 11 ribu lebih UKM tersebut harus tersertifikasi halal, mau tidak mau, suka atau tidak suka, karena kalau tidak tersertifikasi halal ada undang-undang yangvmengaturnya, yakni No 33 tahun 2014, ada ancaman pidananya, maksimal 5 tahun penjara dan denda 2 milyar," terang Nardi.

Nardi menyebutkan, saat ini banyak pelaku usaha yang menggunakan lebel halal yang bukan dari LPPOM MUI, misalnya didapatkan saat mereka melakukan percetakan lebel atau lainnya. (Bangkapos/Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved