Berita Pangkalpinang

Korban Kekerasan Oknum Anggota Polisi Bangka Selatan Lapor ke Polda Babel

Dn (9) menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota Polres Bangka Selatan yang bertugas di Polsek Air Gegas Brigadir Jm.

Korban Kekerasan Oknum Anggota Polisi Bangka Selatan Lapor ke Polda Babel
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Candra (31) ayah dari Dn (9) melaporkan kejadian dugaan kekerasan oleh oknum anggota Polres Basel Senin (22/7/2019) ke Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Candra (31) warga Toboali Bangka Selatan mendatangi SPKT Polda Kepulauan Bangka Belitung Senin (22/7/2019) untuk melaporkan kejadian kekerasan terhadap anaknya Dn (9).

Dn menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota Polres Bangka Selatan yang bertugas di Polsek Air Gegas Brigadir Jm. Kedatangan mereka didampingi oleh pihak KPAD Babel, P2H2P Basel dan Ibrahim selaku pengacara korban.

"Saya rasa tidak ada alasan untuk tidak menindak oknum tersebut karena kita membawa korban, para saksi dan hasil visum yang menyatakan ada trauma ditubuh korban," kata Ibrahim

Sapta Qodria Ketua KPAD Babel mengatakan pihaknya melakukan pendampingan kepada korban untuk melaporkan ke Polda. Namun jika memang dengan berbagai pertimbangan kasusnya ditangani di Polres Bangka Selatan tidak menjadi masalah. Terpenting harus ditangani serius kerena peristiwa ini memilki banyak dampak kepada korban.

"Sama saja ditangani oleh Polda atau Polres intinya akan kita kawal agar kasus ini benar benar ditangani serius KPAD juga akan memberikan bimbingan konseling terkait dampak psikis korban dan anak anak anak lain di TPA," kata Sapta Qodria

Sementara itu Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono dikonfirmasi mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Bangka Selatan. Termasuk anggota tersebut juga diperiksa oleh Propam.

"Kasusnya sudah diproses di Polres nanti tinggal Polda memback up saja," kata Brigjen Pol Istiono

Brigjen Pol Istiono juga meminta kepada para kepala wilayah (Kapolres dan Kapoksek ) harus mampu menekankan pada anggotanya untuk tidak melakukan tindak arogan kepada masyarakat.

"Ingat polisi adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat jangan sakiti hati masyarakat, layani dengan penuh keikhlasan, tebar senyuman, ciptakan suasana kekeluargaan dengan masyarakat," kata Brigjen Pol Istiono.

(Bangka Pos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved