Oknum Polisi Polres Basel yang Diduga Aniaya Murid TPA Toboali Dinonaktifkan

Oknum Polisi Polres Basel yang Diduga Aniaya Murid TPA Toboali Dinonaktifkan

Oknum Polisi Polres Basel yang Diduga Aniaya Murid TPA Toboali Dinonaktifkan
Bangka Pos / Anthoni ramli
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulistyono, saat konfrensi pers terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Jam, terhadap DI (9) di gedung Rajawali, Mapolres, Senin (22/7/2019) sore 

Oknum Polisi Polres Basel yang Diduga Aniaya Murid TPA Toboali Dinonaktifkan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - JAM oknum anggota Polres Basel, yang di duga melakukan penganiayaan terhadap DI (9), murid TPAToboali, dinonaktifkan dari jabatannya sebagai PS Kanit Binmas Polsek Airgegas.

Hal ini diungkapkan Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulistyono, saat konfrensi pers terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan JAM, terhadap DI (9) di gedung Rajawali, Mapolres, Senin (22/7/2019) sore.

Dikatakan, Kapolres penonaktifkan JAM sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Airgegas, berlaku sejak, Senin (22/7/2019)

Diakui Aris, langkah tegas sebagai bentuk langkah menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Jam, Rabu (17/7/2019).

"Mulai sejak hari ini, Senin 22 Juli 2019, yang bersangkutan (Jam-red) saya nonaktifkan dari jabatannya sebagai Ps Kanit Binmas Polsek Airgegas. Ini merupakan tindak lanjut dari kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan yang bersangkutan," kata Kapolres.

Konfrensi Pers dihadiri, Ketua KPAD Babel Sapta Qory, Ketua MUI Basel Zahirin, kepala Kemenag Jamaludin, Wakapolres Kompol Andi Febrianto Haloho, Kasat Reskrim AKP Alberd Daniel Tampubolon, Kabag Ops Kompol Rusnoto, Kapolsek Airgegas Iptu Amri, tokoh agama Andi Kusuma (H Keling), ketua Ormas, OKP, dan LSM di Bangka Selatan.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved