Tidak Ditemukan Luka Lebam di Tubuh Bocah yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Polisi

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, Sapta Qory, menyebut DI (9) bocah korban dugaan penganiayaan JAM, oknum polisi

Tidak Ditemukan Luka Lebam di Tubuh Bocah yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Polisi
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, Sapta Qory 

Tidak Ditemukan Luka Lebam di Tubuh Bocah yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Oknum Polisi Polres Basel

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, Sapta Qory, menyebut DI (9) bocah korban dugaan penganiayaan JAM, oknum polisi Polres Bangka selatan, Rabu (17/7/2019) lalu, mengalami trauma psikis.

Namun, menurut Sapta, dari hasil visum dan pemeriksaan luar tertanggal, Senin (22/7/2019) tadi, tidak ditemukan luka lebam baik dibagian tangan maupun bagian punggung belakang.

"Dari hasil visum et repertum, tidak ditemukan luka lebam di tubuh korban (Di-red), namun secara psikis korban mengalami trauma. Untuk sanksi baik secara etik dan pidana umum, saat ini telah diproses bid Propam dan Dit Krimum Polda Babel," ujar Sapta dalam konfrensi Pers di gedung Rajawali, Mapolres, Senin (22/7/2019)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved