Kekurangan Cairan, Satu Jemaah Haji Bateng Dirujuk ke RS King Abdul Azis Mekkah

Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Emmbarkasi Palembang (PLM), Abdul Malik mengatakan hari ini hari kedua pelaksanaan ibadah umroh bagi jemaah haji gelombang

Kekurangan Cairan, Satu Jemaah Haji Bateng Dirujuk ke RS King Abdul Azis Mekkah
dok pribadi
Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Emmbarkasi Palembang (PLM), Abdul Malik 

Kekurangan Cairan, Satu Jemaah Haji Bateng Dirujuk ke RS King Abdul Azis Mekkah

BANGKAPOS.COM -- Ketua Kloter 7 Jemaah Haji Emmbarkasi Palembang (PLM), Abdul Malik mengatakan hari ini hari kedua pelaksanaan ibadah umroh bagi jemaah haji gelombang 1 Tamattu’ Kloter 7 PLM yang berasal dari Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah berjalan lancar dan kondusif.

"Hal ini dapat dilihat dimana semua jemaah telah melaksanakan umroh dan mulai pukul 07.00 WAS sudah ada jema'ah yang berangkat berziarah dan menyaksikan langsung pemotongan hewan Dam untuk jemaah haji Tamattu’,” kata Abdul Malik melalui pesan WA-nya, Selasa (23/07/2019).

Diungkapkannya, jemaah sudah mulai terbiasa dengan situasi dan kondisi di Masjidil Haram, hal ini dilihat dari sudah terbiasanya para jemaah naik-turun mobil bis tujuan Harom-Roudah (tempat hotel jema'ah kloter 7 PLM).

“Kondisi kesehatan jemaah secara keseluruhan masih stabil, namun hari ini satu jemaah Kloter 7 PLM asal Kabupaten Bangka Tengah ada yang dirujuk ke RS King Abdul Aziz Makkah, karena mengalami kekurangan cairan,” ujarnya.

Ditambahkannya, kendati demikian, dari Kota Madinah diperoleh kabar gembira, bahwa jemaah Kloter 7 PLM asal Kabupaten Bangka yang dirujuk ke RS Miqat Madinah sudah diperbolehkan pulang namun masih berada di Madinah sambil menunggu pendorongan ke Makkah untuk bergabung dengan jemaah yang lainnya.

"Upaya perlindungan kesehatan tetap kita lakukan denagn baik di hotel, melalui pembinaan maupun penanganan langsung. Apabila ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan di hotel, maka kita lakukan penanganan dini sampai penginfusan sebelum kita rujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit," jelasnya.
.
Dikatakannya, penanganan dan perlindungan kesehatan ini yang dikomandoi oleh dokter kloter, dr Faradela bersama 2 orang anggota Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) lainnya yaitu, Rachmat Darmawan dan lya Anggraini.

Diimbau kepada para jemaah agar ketika keluar hotel tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, semprot air, dan lain sebagainya agar tetap terjaga kebugaran dalam pelaksanaan ibadah haji.

(Bangkapos.com/Edeardi)

Penulis: edwardi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved