Berita Bangka Selatan

Kodi Bakal Lapor Aktivitas Trawl di Perairan Bangka Selatan Pada Kementrian Kelautan dan Perikanan

Perjuangan nelayan Bangka Selatan menentang aktivitas ilegal trawl yang beroperasi di perairan Toboali, Bangka Selatan terus berlanjut.

Kodi Bakal Lapor Aktivitas Trawl di Perairan Bangka Selatan Pada Kementrian Kelautan dan Perikanan
Istimewa
Aktivis nelayan Basel Kodi Mihardi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perjuangan nelayan Bangka Selatan menentang aktivitas ilegal trawl yang beroperasi di perairan Toboali, Bangka Selatan terus berlanjut.

Tak puas dengan penangkapan 4 unit kapal trawl yang dilalukan Direktorat Polair Mabes Polri, aktivis nelayan Kodi Mihardi berencana melaporkan kasus tersebut ke Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.

"Besok rencananya saya akan melaporkan aktivitas trawl ini ke Kementrian. Syukur-syukur bisa bertemu langsung dengan Bu Menteri Susi," ujar Kodi, Selasa (23/7/2019)

Menurut Kodi, pernyataan kepala DKP Provinsi Dasminto, yang hanya menyita jaring sementara kapal dan nelayannya hanya dibina dalam penangkapan 4 kapal trawl beberapa waktu lalu, justru akan memicu makin banyaknya aktivitas trawl di perairan Basel.

"Trawl dibawah 10 GT seperti pernyataan Kepala DKP beberapa waktu lalu kemarin justru akan muncul ratusan bahkan ribuan kapal trawl di wilayah ini," ujar Kodi dalam rilisnya, Selasa (23/7/2019)

Sebagai nelayan tradisional, Kodi berkomitnen menolak segala bentuk aktivitas kapal trawl. Baginya, Trawl merusak ekosistem dan habitat di laut yang berimbas pada hancurkan masa depan nelayan.

"Di Bateng, ada trawl lewat saja langsung diteriak. Sedangkan di Basel aktivitas trawl gemuk dan subur karena ada yang melindungi, belum lagi masalah compreng dan ilegal mining. Kami harap petinggi negeri ini bersikap," harapnya.

(Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved