Berita Bangka Selatan

Ustazah Eva Trauma Saksikan Santri Ngajinya Dikasari Bripka Jam

Nada bicara serta organ tubuh ustazah Eva bergetar saat menceritakan kronologis kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Bripka Jam.

Ustazah Eva Trauma Saksikan Santri Ngajinya Dikasari Bripka Jam
Shutterstock
Ilustrasi kekerasan anak 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasus penganiayaan yang dilakukan Jam, oknum anggota Polres Bangka Selatan, tak hanya menyisakan trauma bagi korbannya DI (9), namun juga bagi para Ustazah TPA Al Istiqomah Perumnas Guru, AMD Toboali, Bangka Selatan.

Nada bicara serta organ tubuh ustazah Eva bergetar saat menceritakan kronologis kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Bripka Jam.

Sesekali lengan dan tubuhnya, meliuk mempraktikkan kasus penganiayaan yang menimpa pelajar SD 16 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tersebut.

Bahkan dirinya mengaku trauma melihat kejadian kekerasan yang terjadi, Rabu (17/7/2019) lalu.  Sebab, baginya ini kali pertama kasus kekerasan terhadap anak terjadi selama dirinya mengajar di TPA.

"Bukan anaknya saja, tapi saya sebagai guru juga trauma. Soalnya selama saya mengajar, belum ada kejadian atau kasus semacam ini," ujar Eva, Senin (23/7/2019).

(Bangkapos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved