Cara Mengatasi Hipotermia, Bersetubuh saat Kedinginan Mendaki Gunung Malah Bisa Mati Dua-duanya

Hadiki menyebut bahwa bersetubuh guna mengatasi hipotermia justru malah bisa beresiko menyebabkan kematian.

Cara Mengatasi Hipotermia, Bersetubuh saat Kedinginan Mendaki Gunung Malah Bisa Mati Dua-duanya
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Ilustrasi mendaki gunung. 

BANGKAPOS.COM - Warganet baru-baru ini dibuat heboh dengan kabar terkait pendaki wanita di Gunung Rinjani yang disetubuhi untuk mengatasi hipotermia.

Hipotermia adalah suatu kondisi mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Melansir dari Kompas.com, berbagai cara telah dilakukan untuk menyelamatkan pendaki wanita yang mengalami hipotermia tersebut.

Namun, cara-cara tersebut tidak berhasil hingga akhirnya menemukan cara terakhir yaitu menyetubuhi korban.

Meskipun demikian, cara tersebut merupakan cara yang tidak tepat.

Hal itu juga telah diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas Badan SAR Nasional (Basarnas), Suhri Sinaga beberapa waktu lalu.

"Tidak ada itu metode menyetubuhi, itu ajaran sesat," ucap Suhri Sinaga seperti yang dikutip dari Kompas.com pada Senin (22/7/2019).

Ada berbagai cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi hipotermia.

Sebelum mengetahui cara mengatasi hipotermia, ada baiknya kita mengenal lebih dulu kondisi serta gejala yang muncul saat mengalami hipotermia.

TribunStyle rangkum dari berbagai sumber, berikut gejala-gejala dan cara mengatasi hipotermia.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved