Berita Pangkalpinang

DWP Gelar Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi

Dalam kegiatan ini, DWP juga menampilkan sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dipandu langsung Hj Bariah yang merupakan agen SPAK.

DWP Gelar Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi
Bangka Pos/Edwardi
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di Auditorium Mas’ud Hasan Qolay Kantor Kanwil Kemenag Babel, Rabu (23/07/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) di Auditorium Mas’ud Hasan Qolay Kantor Kanwil Kemenag Babel, Rabu (23/07/2019).

Kegiatan dibuka Ketua DWP Kanwil Kemenag Babel, Hj Syahrul Bariah didampingi Ketua DWP Pemprov Babel, Kartini Yan Megawandi dihadiri seluruh pengurus perwakilan DWP dari kedua instansi.

Hj Syahrul Bariah mengatakan kegiatan DWP Kanwil Kemenag Babel sama seperti DWP instansi lainnya, yaitu setiap dua bulan minimal satu kali akan ada kunjungan ke DWP Kemenag Kabupaten/Kota untuk menjalin silahturahmi.

“Untuk kegiatan akan ada tema yang berbeda dan tidak selalu dalam ruangan. Akan ada kunjungan-kunjungan ke home industri yang dapat menambah wawasan Ibu-ibu DWP dan bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bariah

Dalam kegiatan ini, DWP juga menampilkan sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) dipandu langsung Hj Bariah yang merupakan agen SPAK.

“Wanita adalah salah satu penentu bisa terjadi atau tidaknya korupsi, maka dari itu sebagai pendamping perempuan harus tau apa itu korupsi dan gratifikasi," jelasnya.

Dianjutkannya, pada tahun 2012-2013 diadakan penelitian bahwa ibu adalah figur sentral untuk anak-anak. Karena ibu memiliki kodrat yang tidak dimiliki bapak.

"Dari penelitian ini tercetus bedah buku tentang SPAK. SPAK disosialisasikan pertama kali oleh Ibu Mutia hatta beserta Ibu Yuyun yang terkenal dengan anti korupsinya. Dan tim ini membentuk talk show dan disosialisasikan di kantor-kantor,” ungkap Hj Bariah.

Sementara Kartini Yan Megawandi mengingatkan untuk para anggota DWP harus selalu mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku, seperti dalam hal ini penggunaan seragam DWP.

"Mengingat keseragaman dan kekompakan bisa dilihat dari seragam yang dikenakan para anggota," ujarnya.

Kartini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dari Kemenag atas terlaksananya kegiatan ini dengan baik.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved