Info Haji 2019

Jemaah Haji Pangkalpinang Menuju Mekkah

Jemaah haji Kloter 9 PLM yang berasal dari Kota Pangkalpinang, Bangka Barat dan Kota Palembang sudah menyelesaikan ibadah Salat Arba’in

Jemaah Haji Pangkalpinang Menuju Mekkah
ist
H Abdul Rohim, anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia Kloter 9 PLM 

BANGKAPOS.COM -- Jemaah haji Kloter 9 PLM yang berasal dari Kota Pangkalpinang, Bangka Barat dan Kota Palembang sudah menyelesaikan ibadah Salat Arba’in di Masjid Nabawi pada waktu Salat Magrib, Selasa (23/07/2019).

"Saat ini kondisi jemaah dalam keadaan sehat wal’afiat. Walaupun perjalanan dari hotel ke Masjid Nabawi sekitar 1 kilometer lebih, tapi para jemaah cukup bersemangat menunaikan Arba'in di Masjid Nabawi," kata H Abdul Rohim, anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia Kloter 9 PLM melalui pesan WA-nya, Selasa (23/07/2019) malam.

Diungkapkannya, jadwal keberangkatan jemaah haji Kloter 9 PLM menuju Kota Mekkah dilaksanakan Rabu (24/07/2019) pukul 07.00 WAS pagi.

“Para jemaah juga sedang bersiap-siap merapikan barang-barang bawaannya kedalam koper-koper, kemudian sebagian juga sudah memaketkan barangnya untuk dikirim duluan ke tanah air, karena khawatir barang-barang tersebut tidak mampu dibawa sampai ke Indonesia,” imbuhnya.
.
Disampaikannya, jemaah yang menggunakan kursi roda ada 13 orang dan pada saat sampai di Mekah mereka akan melaksanakan tawaf dan sa’i dengan menggunakan kursi roda juga.

Mengenai kondisi makanan jemaah haji, Rohim menjelaskan bahwa, makan siang dan makan malam disediakan panitia haji Indonesia cukup memenuhi selera, walaupun ada sebagian jemaah bisa menghabiskannya dan
ada juga yang tidak.

“Untuk transportasi menuju Mekkah juga sudah disiapkan pihak muassasah termasuk penghitungan paspor dan akomodasi pun sudah selesai. Sehingga jemaah dari kloter 9 PLM sudah siap untuk berangkat ke kota Mekkah Al Mukaromah,” tukasnya..

Ditambahkannya, sebelum berangkat ke Mekkah para jemaah nantinya akan ber-ihram dari hotel dan mengambil niat ihram di Bir Ali, sekitar 17 kilometer dari Kota Madinah. Baru kemudian masuk ke Kota Mekkah dalam keadaan ihram dan melaksanakan umrah.

“Karena jemaah haji Indonesia kebanyakan mengambil haji Tamattu,’ maka sesudah pelaksanaan umroh haji Tamattu’, mereka diwajibkan membayar dam (denda) sesuai syariat, dengan menyembelih hewan sebagai konsekuensi diambilnya haji Tamattu’,” jelasnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved