Pemerkosaan

Berawal dari Bisul di Paha, Siswi SMA di Tasikmalaya Terpaksa Melayani Dukun Karena Takut Disantet

Berawal dari Bisul di Paha, Siswi SMA di Tasikmalaya Terpaksa Melayani Dukun Karena Takut Disantet

Berawal dari Bisul di Paha, Siswi SMA di Tasikmalaya Terpaksa Melayani Dukun Karena Takut Disantet
Isep Heri/Tribun Jabar
T (41), dukun cabul saat dimintai keterangan di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (24/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, TASIKMALAYA - T (41) warga Kampung Sukaresmi, Desa/Kecamatan Sukaresik tak berkutik saat digelandang polisi ke Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (24/7/2019).

T yang brofesi sebagai buruh yang nyambi jadi dukun ditangkap polisi karena setubuhi gadis yang masih berusia 18 tahun bahkan hingga 15 kali.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu buah tali bewarna putih sepanjang 83 cm dan kertas bertuliskan arab yang dibalut lakban.

"Kedua benda tersebut merupakan jimat yang menjadi pegangan pelaku dalam menjalankan praktiknya sebagai dukun," Kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Kurniawan Maruf, Rabu (24/7/2019).

Korban dari pelaku adalah Bunga (bukan nama sebenarnya) yang merupakan pasien pengobatan dari pelaku.

"Korban sering mengeluh sakit bisul di bagian paha, jadi orang tua korban meminta bantuan pelaku," lanjut Febry.

Singkat cerita, pelaku menyanggupi dan melakukan ritual pengobatan di rumah korban.

Sebagai ritualnya dukun cabul tersebut menggunakan timun dan biji pala sebagai syarat kesembuhan bisul bunga.

Febry menuturkan, kejadian yang tidak diharapkan itu terjadi di ruang tengah rumah korban saat orang tua korban tengah keluar.

"Saat korban tengah tidur di kamar, dibangunkan tersangka untuk pindah ke ruang tengah rumah," tutur Febry.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved