Berita Pangkalpinang

Dikomplain Soal Pelayanan, DP3ACSKB Babel Tempatkan Orang Muda Jadi Petugas Front Office

Susanti mengatakan jika ia lebih memprioritaskan petugasnya yang masih muda untuk menjadi petugas di front office,

Dikomplain Soal Pelayanan, DP3ACSKB Babel Tempatkan Orang Muda Jadi Petugas Front Office
Bangka Pos/Muhammad Rizki
Susanti Kepala Dinas DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung Susanti, mengatakan jika ia lebih memprioritaskan petugasnya yang masih muda untuk menjadi petugas di front office. Hal ini dikarenakan ia menilai jika energi dan semangat dari petugas yang masih muda akan lebih cocok jika ditempatkan sebagai front office.

Namun Susanti tidak serta merta mengesampingkan kemampuan petugasnya yang sudah cukup senior, ia beranggapan jika mereka yang sudah senior bisa menjadi fasilitator, monitoring, dan yang bersifat membimbing.

"Tetap, peran dari orang tua harus tetap ada, tetap ada penanggung jawabnya dari sisi orang tua," ujar Susanti, Kamis (25/7) kepada bangkapos.com

Hal ini ia sampaikan pada saat kegiatan pembukaan bimtek petugas pelayanan (front office) kependudukan dan pencatatan sipil terintegrasi, di Hotel Soll Marina pangkalan baru Bangka Tengah.

Kegiatan bimtek ini menjadi satu diantara inovasi yang coba dikembangkan DP3ACSKB dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di bidang pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.

"Kita menargetkan masyarakat yang datang itu bisa senyum, dan pulangnya bahagia oleh karenanya garda terdepan kita, harus disiapkan sedemikian rupa," ujar Susanti, Kamis (25/7) kepada bangkapos.com.

Sehingga dalam bimtek kali ini DP3ACSKB akan mempersiapkan garda terdepannya dengan cerdas dan dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat, dalam hal kependudukan dan sipil.

Pola pelayanan DP3ACSKB Babel direncanakan akan seperti pelayanan di Bank.

"Jadi ada loket-loket yang kita siapkan di front office dan semua mereka siap melayani dengan semua keinginan kebutuhan masyarakat," ujar Susanti, Kamis (25/7) kepada bangkapos.com.

Pelayanan di DP3ACSKB akan terintegrasi satu pintu, tidak terpilah-pilah seperti dulu. Sehingga Susanti merasa perlu memberikan bekal agar para petugas front office dapat bekerja dengan lebih cerdas.

Susanti tidak menyangkal jika masih ada beberapa aduan dari masyarakat kepada dirinya, terkait pelayanan petugas DP3ACSKB yang kurang bersahabat.

"Berdasarkan masukan dari masyarakat, walaupun tidak sebesar di daerah lain, tapi masih ada komplain," tegas Susanti.

Sehingga ia merasa perlu melakukan evaluasi terkait beberapa hal, seperti cara petugas menghadapi masyarakat, penampilan, dan penguasaan dalam bidang masing-masing.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved