Info Kesehatan

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita, Salah Satunya Nyeri Panggul

Kanker serviks menjadi salah satu penyakit paling ditakuti, khususnya kaum wanita.

Gejala Kanker Serviks Pada Wanita, Salah Satunya Nyeri Panggul
Bangkapos.com/Riki Pratama
Puskesmas Sinar Baru, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular dan Inveksi Vagina Asetat (IVA) untuk mendeteksi adanya kanker mulut rahim atau serviks di ruang UKS, kantor Bupati Bangka, pada Senin (15/7/2019) 

BANGKAPOS.COM - Seperti kanker lainnya, kanker serviks menjadi salah satu penyakit paling ditakuti, khususnya kaum wanita.

Melansir healthywomen.org, sebelum dikenalkan tes Pap pada 1940-an oleh Dr. George Papanicolaou, kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor satu bagi wanita.

Tes sederhana ini mengumpulkan sel-sel dari serviks dan menganalisisnya ddengan mikroskop dan telah berhasil mengurangi angka kematian akibat kanker serviks lebih dari 50 persen.

Meskipun tingkat kematian telah menurun, kanker serviks masih terus membayang-bayangi wanita.

Salah satu penyebab peningkatan risiko kanker serviks adalah infeksi human papillomavirus (HPV) sehingga penting untuk mendapat vaksin HPV.

Vaksin ini efektif hanya sebelum infeksi dikontrak, jadi para ahli merekomendasikan agar anak perempuan dan anak laki-laki mendapatkan vaksinasi sebelum menjadi aktif secara seksual.

Para ahli menyarankan untuk memulai vaksin pada usia 11 atau 12, meskipun mungkin mulai lebih muda atau diberikan kemudian.

Bahkan jika Anda telah divaksinasi, Anda perlu melanjutkan skrining kanker serviks secara teratur, karena vaksin tersebut tidak melindungi terhadap semua jenis HPV penyebab kanker.

Hal yang sama penting adalah untuk mengetahui tanda-tanda peringatan kanker serviks.

Kanker serviks mungkin tidak menyebabkan gejala pada awalnya (ketika pra-kanker atau kanker awal).

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved