Berita Bangka Tengah

Kerusakan di Pasar Tradisional Koba Diperbaiki : Alhamdulillah Sekarang yang Retak Sudah Diperbaiki

Kepala Disperindagkop UKM Bateng, Kaharudin menanggapi tentang kerusakan yang terjadi di Pasar Tradisional Kota Koba.

Kerusakan di Pasar Tradisional Koba Diperbaiki : Alhamdulillah Sekarang yang Retak Sudah Diperbaiki
dok bangka pos
Kepala Disperindagkop Bateng Kaharudin. Kerusakan di Pasar Tradisional Koba Diperbaiki : Alhamdulillah Sekarang yang Retak Sudah Diperbaiki 

Kerusakan di Pasar Tradisional Koba Diperbaiki : Alhamdulillah Sekarang yang Retak Sudah Diperbaiki

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Disperindagkop UKM Bangka Tengah (Bateng), Kaharudin menanggapi tentang kerusakan yang terjadi di Pasar Tradisional Kota Koba.

Ia mengatakan kerusakan yang terjadi di pasar yang dibangun tahun 2017 lalu sudah diperbaiki. 

"Kami langsung menindaklanjutinya ketika Ada informasi pedagang di sana ada beberapa titik bangunan yang retak. Kami menghubungi pihak Kontraktor (pemenang tender proyek) yang jauh hari sebelumnya sudah pernah kami hubungi," kata Kaharudin, Kamis (25/7/2019).

"Alhamdulillah sekarang yang retak sudah di perbaiki," ungkapnya.

Kaharudin menyebutkan beberapa bulan lalu sebelum pedagang melapor ada bangunan retak, Pemkab Bateng telah menghubungi pihak ke dua pemenang tender proyek pembangunan Pasar Tradisional Koba mengenai kerusakan yang terjadi.

"Kami siap memperbaiki jika ada yang rusak pak. Laporkan saja ke kami, meskipun masa pemeliharaan sudah habis. Apa yang bisa kami bantu pasti kami bantu, kami ingin berpartisipasi membangun Daerah Bateng," ulas Kaharudin mengulangi pembicaraan pihak kedua kepadanya.

Keretakan yang terjadi di pasar tersebut lebih dari satu titik, Kaharudin mengungkapkan peristiwa tersebut dikarenakan faktor alam yaitu ada penurunan struktur tanah.

"Keretakan beberapa titik terjadi karena adanya penurunan struktur tanah saja kata orang Dinas PU Bateng," bebernya.

Kaharudin mengimbau supaya pedagang bisa memanfaat asset yang ada se efektif mungkin. Asset yang saat ini menjadi objek mata pencarian pedagang juga harus di rawat bersama.

Halaman
123
Penulis: Evan
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved