Tingkatkan Kompetensi Front Office Dukcapil se-Babel, DP3ACSKB Gelar Bimtek

Kegiatan ini bertujuan membangun dan memelihara sikap pelayanan excellent, memacu inisiatif peserta dalam memberikan pelayanan publik

Tingkatkan Kompetensi Front Office Dukcapil se-Babel, DP3ACSKB Gelar Bimtek
Istimewa/Foto Amalda
Tingkatkan kompetensi front office dukcapil se Babel, DP3ACSKB Gelar Bimtek 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelayanan publik oleh birokrasi merupakan perwujudan dan fungsi aparatur negara sebagai abdi masyarakat sehingga keterampilan pelayanan di sektor publik harus cerdas dan memahami kebutuhan layanan masyarakat.

Demikian diungkapkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Toni Batubara saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Front Office Kependudukan dan Pencatatan Sipil Terintegrasi se-Bangka Belitung di Hotel Soll Marina Kamis (25/7/2019).

Toni mengemukakan kegiatan ini bertujuan membangun dan memelihara sikap pelayanan excellent,  memacu inisiatif peserta dalam memberikan pelayanan publik,  mendukung keunggulan instansi dan keterbukaan sikap terhadap masukan dan saran dari publik serta meningkatkan kompetensi agar petugas pelayanan (Front Office) dapat memberikan pelayanan terintegrasi terhadap seluruh layanan dokumen kependudukan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana saat menjadi narasumber menjelaskan bahwa Front Office sebagai ujung tombak garda terdepan dalam pelayanan dokumen kependudukan harus bisa melayani dengan happy kepada masyarakat yang datang.

"Identitas diri seperti papan nama juga wajib dipakai karena ini merupakan wujud kepercayaan diri dan identitas agar masyarakat bisa tahu siapa yang melayani dan kita harus bisa memberikan pelayanan yang excellent baik dalam performance maupun pengetahuan dan pemahaman tentang produk kita" jelasnya.

Susanti juga menegaskan penampilan fisik harus dijaga agar selalu rapi dan tidak berlebihan serta selalu mengedepankan 5S Sapa,  Salam,  Senyum,  Sopan dan Santun dalam memberikan pelayanan supaya tidak ada komplain dari masyarakat dan masyarakat senang serta berseri dengan pelayanan kita.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung selama dua hari ini juga menghadirkan narasumber Bastian Jacob Seimahuira Kepala Seksi Wilayah 1B Wilayah 1 Dirjen Bina Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI.

"Negara hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, jangan sampai ada masyarakat di suatu daerah tidak tercerahkan terkait dengan dokumen kependudukannya artinya negara tidak hadir  di tempat itu, inilah fungsi bapak ibu sebagai petugas Front Office sekaligus sebagai duta/ ambassador", tutur Bastian.

Bastian menegaskan bahwa kesan pertama seperti ekspresi wajah,  nada bicara, aroma tubuh sewajarnya, 5S (Sapa,Salam, Senyum,  Sopan dan Santun), grooming(penampilan) dengan penuh semangat dalam memberikan pelayanan, dan komunikasi wajib menjadi perhatian bagi petugas Front Office.

Bastian juga menyebutkan kedepannya Dukcapil akan memberikan pelayanan terintegrasi dan digital, satu loket bisa melayani semua pelayanan dokumentasi kependudukan bahkan dibeberapa daerah sudah ada pembuatan Kartu Identitas Anak(KIA) secara digital menggunakan mesin seperti mesin ATM tidak lagi melalui Front Office.

Penulis : Lisia Ayu

Foto : Amalda

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved