Kriminalitas

Jual Minol Luar Negeri Tanpa Izin Kodok Dibekuk Subdit Indag Polda Babel

Kodok kedapatan menjual miras bermerk luar negeri terkenal dengan kadar alkohol tinggi tanpa izin.

Jual Minol Luar Negeri Tanpa Izin Kodok Dibekuk Subdit Indag Polda Babel
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Dir Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Indra Krismayadi Jum'at dan anggotanya menunjukkan barang bukti Minol merk luar negeri yang dijual tersangka kodok Jum'at (26/7/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Subdit Indag Dit Krimus Polda Kepulauan Bangka Belitung membekuk Ferdiyan alias Kodok (30) warga Jakarta berdomisili di kawasan Rangkui Kota Pangkalpinang. Kodok kedapatan menjual miras bermerk luar negeri terkenal dengan kadar alkohol tinggi tanpa izin. Sebanyak 72 botol miras berbagai merk berhasil diamankan.

"Jadi tersangka ini kita dapati lewat patroli cyber crime menjual minol merk luar negeri kemudian kita pancing bertransaksi dan kita bekuk," kata Dir Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Indra Krismayadi Jum'at (26/7/2019) saat press realase.

Kombes Pol Indra Krismayadi mengatakan mengatakan berawal patroli cyber crime yang aktif dilakukan jajarannya mendapati ada seseorang yang menawarkan minol merk luar negeri di media sosial.

Selanjutnya informasi tersebut ditindaklanjuti oleh Subdit Indag Dit Krimus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Diketahui penawar Minol tersebut adalah Ferdiyan alias Kodok yang mengaku tinggal di kawasan Rangkui Kota Pangkalpinang.

Polisi kemudian memancing Kodok dengan memesan Minol yang ditawarkan. Saat barang diantarkan kepada polisi yang menyamar Kodok langsung dibekuk. Selanjutnya dikediamnan Kodok didapati barang bukti lain dengan total jumlah sebanyak 72 botol. Selanjutnya Kodok dan barang bukti diamankan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Ditemui Kodok mengaku dirinya mendapatkan untung sekitar Rp 50.000 dari tiap botol yang dijual. Minol tersebut dibeli melalui online dari pemasok di Jakarta dan Surabaya. Minol yang dijual ada yang asli dan KW tinggal pembeli mau yang mana menyesuaikan harga.

"Kalo harga variasi ada yang asli dan kw untung saya sekitar Rp 50.000 tiap botol," kata Kodok.

(Bangka Pos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved