Firasat dan Pesan Terakhir Istri Sebelum Bripka Rachmat Tewas Ditembak 7 Kali di Kantor Polisi

Polisi tembak polisi. Korbannya adalah Bripka Rachmat Effendy. Ia tewas dengan tujuh luka tembak di tubuhnya

Istimewa
Ilustrasi 

Karenanya Sumardji mengaku sempat menanyakan terkait hal itu.

Wajah Bilqis Khumairah Jadi Perdebatan, Disebut Lebih Mirip Enji Baskoro Ketimbang Ayu Ting Ting

Bahkan dari sedikit penjelasan Bripka Rachmat, informasi yang dikumpulkannya, Bripka Rachmat justru menyelamatkan FZ dari ancaman amukan massa dan warga, dengan membawa FZ ke Mapolsek Cimanggis.

"Kalau si pelaku tawuran itu tidak diamankan dan dibawa Bripka Rachmat ke Polsek Cimanggis, ia bisa dihajar massa dan warga di sana.

"Karena warga sudah geram dan kesal dengan aksi tawuran sekelompok anak muda itu. Silakan anda cek ke lapangan, karena ini fakta yang terjadi sebelumnya," kata Sumardji.

Karenanya kata dia upaya menyelamatkan FZ ke Polsek Cimanggis dari amukan massa oleh Bripka Rachmat sangat tepat.

Namun ia menyayangkan karena akhirnya upaya penyelamatan Bripka Rachmat justru dibalas tujuh tembakan mematikan dari paman FZ yakni Brigadir Rangga.

Sumardji menuturkan foto dan pesan yang diposting Bripka Rachmat sesaat sebelum penembakan adalah foto keberhasilan Bripka Rachmat mengamankan satu pelaku tawuran di wilayahnya di Cimanggis.

Turut pula dipostingnya senjata tajam berupa celurit yang berhasil ia sit dari si pelaku tawuran.

Dalam postingannya itu, Bripka Rachmat Effendy menuliskan pesan, akan membawa pelaku tawuran dan celurit yang diamankannya ke Mapolsek Cimanggis.

Sebab perbuatan para pelaku tawuran sangat membahayakan dan meresahkan warga.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved