Kriminalitas

Ngeri Ambulan dan Parang Dipakai Aksi Geng Motor Untuk Kerusuhan Hingga Memakan Korban

Ambulan pernah dipakai untuk kerusahan 22 Mei lalu di depan gedung Banwaslu.Ternyata gerombolan geng motor juga memanfaatkan ambulan untuk bikin aks

Ngeri Ambulan dan Parang Dipakai Aksi Geng Motor Untuk Kerusuhan Hingga Memakan Korban
dok
Mobil ambulans yang diamankan kepolisian saat rusuh aksi 22 Mei di Jakarta. 

BANGKAPOS.COM-- Modus operasi baru dilakukan para perusuh seperti geng motor untuk membuat keonaran.

Diantaranya mereka menggunakan mobil Ambulan. Mobil ini juga pernah dipakai pada saat kerusahan 22 Mei lalu di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Ternyata gerombolan geng motor juga memanfaatkan ambulan untuk bikin aksi kerusuhan dan memakan korban hingga kritis.

Mobil Ambulan dipakai untuk membayangi gerombolan geng motor itu dan memecah massa.

Kombes Abdul Karim Kapolres Metro Tangerang menunjukkan senjata tajam barang bukti yang digunakan geng motor untuk tawuran
Kombes Abdul Karim Kapolres Metro Tangerang menunjukkan senjata tajam barang bukti yang digunakan geng motor untuk tawuran (Imam/Wartkota)
 Sebanyak 15 motor dan sekitar 30 orang konvoi.
Mereka menggoreskan parang ke jalanan, sehingga mengusik warga dan berhamburan keluar rumah untuk melawan.
Tawuran antara warga dan geng motor di pagi itu pun tak bisa dihindarkan.

Kelompok geng motor yang sudah terdesak itu ditolong mobil ambulan yang pura-pura melintas.

Setelah diselidik polisi, diketahui ambulans itu dipersiapkan para geng motor untuk memecah massa.

 Namun begitu mendengar ambulan datang, warga berhamburan.

 “Karena dikira mobil polisi, sehingga warga kabur, namun ada salah satu warga yang tertinggal sehingga jadi korban kebrutalan pelaku,” ungkap Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim dikutip dari wartakota.com.

Korban diketahui bernama Azhari hingga Jumat (26/7/2019) lalu masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis akibat luka bacok di sekujur tubuh

Mobil Ambulan juga dipakai untuk mengangkut apabila kubu geng motor jatuh korban.
Kanitreskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariono mengungkapkan, polisi yang menerima laporan terjadi tawuran bergerak mencari  pelaku yang diduga anggota geng motor itu.

Polsek berhasil meringkus dua pemuda diduga anggota geng motor.

Keduanya ditangkap lantaran menyerang seorang pemuda hingga kritis

Peristiwa berdarah yang dipicu saling ejek di media sosial Instagram itu terjadi di Jalan Raya M. Toha, Kecamatan Periok, Kota Tangerang pada Sabtu (13 Juli 2019).

Zazali mengungkapkan tersangka bernama Rizki (19) dan Yoga alias Popo (19). Dari pelaku polisi sita empat bilah senjata tajam.

Berkaitan dengan mobil ambulance yang digunakan saat berulah dengan tujuan untuk memecah massa, Zazali mengatakan ambulance itu milik orangtua salah satu peserta tawuran.

“Ambulan itu diketahui milik pribadi dan disewa RSUD Kabupaten Tangerang. mobil tersebut milik orangtua salah satu peserta tawuran. Awalnya kami amankan 15 orang. Namun dari hasil penyelidikan, pelaku utama hanya dua orang. Sisanya kami kembalikan ke orang tua masing-masing,” ungkap Kanitreskrim.

Parang, golok dan senjata tajam lainnya disita polisi.
Artikel ini telah tayang di MotorPlus.online.com dengan judul Ambulans dan Parang Mengkilap Dipakai Aksi Geng Motor Hingga Memakan Korban Satu Orang Kritis
Editor: nurhayati
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved