Dinas Pertanian Sulit Monitor Pelabuhan Tikus

Sebagai provinsi kepulauan Babel memiliki banyak pintu masuk hewan ternak, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung Juaidi

Dinas Pertanian Sulit Monitor Pelabuhan Tikus
Bangkapos/Muhammad Rizki
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Babel, Juaidi 

Dinas Pertanian Sulit Monitor Pelabuhan Tikus

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebagai provinsi kepulauan Babel memiliki banyak pintu masuk hewan ternak, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung Juaidi, mengatakan jika pihaknya sulit untuk memonitor pelabuhan yang tidak resmi, atau ia mengistilahkan sebagai pelabuhan tikus.

Untuk mengakali hal tersebut, ia mengatakan jika pihak karantina hewan biasanya berkordinasi dengan pihak desa, sehingga jika ada hewan yang masuk melalui desa tersebut, pihak desa akan meminta tim karantina untuk memonitor hal tersebut.

"Ini juga yang kita khawatirkan, tapi nanti kita akan kerjasama dengan desa biasanya," Ujar Juaidi, Senin (29/7/2019) kepada Bangkapos.com.

Pintu masuk yang resmi atau yang bisa termonitor ada di Pelabuhan Muntok, Pelabuhan Pangkalbalam, Sungaiselan, Pelabuhan Tanjung Pandan, dan Pelabuhan di Kabupaten Manggar.

Wajib Sertakan SKKH

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung (Babel) Juaidi, mengatakan jika hewan kurban yang masuk ke babel wajib menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), dikarenakan jika tidak memiliki SKKH alamat hewan kurban tersebut tidak bisa diterima oleh pihak karantina.

"SKKHnya harus ada, karena kalau tidak ada SKKH, tidak bisa diterima oleh karantina," ujar Juaidi, Senin (29/7/2019) kepada Bangkapos.com

Setelah menyertakan SKKH maka hewan tersebut akan kembali di cek kesehatannya, sehingga sistem pengecekan hewan akan berlapis guna memastikan hewan tersebut benar-benar sehat.

Karena menurut Juaidi pernah kejadian hewan tersebut dinyatakan sehat melalui SKKH, namun setelah dilakukan pengecekan ulang ternyata ditemukan penyakit di hewan tersebut, sehingga harus dilakukan pemotongan segera kepada hewan tersebut, agar penyakitnya tidak menular kepada hewan yang lain.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved