Kriminalitas

Korban Kekeraan Seksual Siswi SMA Belinyu Dirawat di Rumah Sakit

Tindak kekerasan seksual yang dilakukan RN (25), oknum mahasiswa menyebabkan luka serius pada organ intim Bunga (15) seorang siswi SMA di Belinyu.

Korban Kekeraan Seksual Siswi SMA Belinyu Dirawat di Rumah Sakit
Kompas Regional
Ilustrasi pemerkosaan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tindak kekerasan seksual yang dilakukan RN (25), oknum mahasiswa menyebabkan luka serius pada organ intim Bunga (15) seorang siswi SMA di Belinyu.

Persetubuhan yang terjadi di Hotel Sutos Sungailiat Bangka itu diduga dilakukan secara paksa oleh RN. Padahal korban menolak diajak berhubungan intim di dalam kamar hotel tersebut. Aksi ini pula yang membuat korban cidera, korban kemudian dilarikan ke RSUD Depati Bahrinm Sungailiat Bangka. Setelah itu pihak keluarga korban melapor ke polisi.

Kasus pemerkosaan gadis remaja usia bawah umur yang terjadi di Sungailiat baru-baru ini ternyata menyimpan berbagai kisah. Satu diantaranya soal awal perkenalan antara tersangka pelaku dengan korban.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kasat Reskrim AkP Ricky Dwiraya Putra, Senin (29/7/2019) menjelaskan seputar kisah di balik kasus ini. Menurut Kasat, tersangka pelaku RN (25) dan korban (Bunga, nama samaran) awalnya tidak saling mengenal. Keduanya bisa bertemu berawal karena komunikasi di dunia maya atau media sosial.

Hal itu terungkap setelah polisi melakukan introgasi pada Tersangka RN (25) oknum mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di daerah ini. Rupanya perkenalan melalui medsos berlanjut hingga akhirnya mereka bertemu di suatu tempat dan terjadilah pemerkosaan atau pencabulan di hotel Sungailiat.

"Mereka (Tersangka RN dan Korban, Bunga, nama samaran) kenalan dari aplikasi Medsos," kata Kasat.

Nasib RN (25) Warga Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah dijerat Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak.

Setelah ditangkap polisi, oknum mahasiswa ini kemudian dijebloskan dalam ruang tahanan di Mapolres Bangka. Tersangka menjalani proses penyidikan terkait perkara pemerkosaan atau pencabulan yang diduga dilakukannya pada seorang gadis remaja, sebut saja namanya Bunga (15). Terkait tuduhan itu pula, RN terancam bui minimal lima tahun penjara.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kasat Reskrim AKP Ricky Dwiraya Putra dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (29/7/2019) menyatakan proses hukum pada Tersangka RN (25) sedang bergulir.

"Sehubungan dengan diduga telah terjadi tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur (korban), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35, Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23, Tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman pidana 5 tahun hingga 15 tahun penjara," tegas Kasat.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved