Berita Bangka Barat

Mayat Mengapung di Perairan Ekspan, Ternyata Nelayan Pukat

Mayat tak dikenal yang ditemukan mengapung sekitar Perairan Ekspan, Senin (29/7/2019) diketahui bernama Saidi (64)

Mayat Mengapung di Perairan Ekspan, Ternyata Nelayan Pukat
Ist/Satpolair Polres Bangka Barat
Satpolair Polres Bangka Barat melakukan evakuasi mayat nelayan, Saidi (64) warga Dusun Jungku, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (29/7/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Mayat tak dikenal yang ditemukan mengapung sekitar Perairan Ekspan, Senin (29/7/2019) diketahui bernama Saidi (64) warga Dusun Jungku, Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Kasat Polair Polres Bangka Barat, Iptu Ferry Gunadi saat dikonfirmasi Bangkapos.com, pihak keluarga melaporkan bahwa korban ini pergi memukat Minggu (29/7/2019) pukul 07.00 wib.

"Korban berpamitan untuk memukat di pinggir pantai selindung Bangka Barat. Tetapi sore harinya korban tidak pulang," kata Ferry Gunadi.

Lanjut Ferry, anak korban Atang sempat mencari orang tuanya (korban), tetapi hingga malam hari tidak juga ditemukan.

"Anak korban cuma menemukan motor, ikan hasil tangkapan dan alat pukatnya dipinggir pantai. Tapi orang tuanya tidak ditemukan," ungkap Ferry.

Senin (29/7/2019) sekitar pukul 11.39 wib, diinformasikan Narkoda TB Timah 9, Fauzi Sulistyan menemukan mayat mengapung di sekitar perairan exspan. Dan kemudian diinformasikan ke Satpolair Polres Bangka Barat.

Awalnya tak dikenali. tetapi setelah ada lapor ada warga yang hilang diketahui ternyata korban bernama Saidi.

Satpolair Bangka Barat bersama dengan Basarnas Babel melakukan evakuasi korban di laut Exspan.

Setelah ditemukan, jenazah korban Saidi dibawa ke RSUD Sejiran Setason. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Pihak keluarga tidak memberikan izin untuk dilakukan otopsi. Jenazah akhirnya dari RSUD kita serahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan," jelas Ferry.

Atang, selaku anak korban mengucapkan terimakasih atas bantuan Satpolair Polres Bangka Barat yang telah menemukan orang tuanya.

"Kami dari keluarga mengucapkan terimakasih kepada Satpolair Polres Bangka Barat dan pihak-pihak lainnya yang sudah membantu menemukan dan mengevakuasi orang tua kami," kata Atang. (Bangkapos.com/Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved