Berita Pangkalpinang

Warga Desa Rebo Sambangi DPRD Tolak Pertambangan

Sejumlah warga dari Desa Rebo, Kabupaten Bangka pada Senin siang (29/7) mendatangi kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung untuk

Warga Desa Rebo Sambangi DPRD Tolak Pertambangan
bangkapos.com/Muhammad Rizki
Suasana audiensi warga Desa Rebo dengan Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya 

Warga Desa Rebo Sambangi DPRD Tolak Pertambangan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah warga dari Desa Rebo, Kabupaten Bangka pada Senin siang (29/7/2019) mendatangi kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung untuk beraudiensi terkait adanya Kapal Isap Produksi (KIP) di desa mereka.

Ketua nelayan Desa Rebo Asiaw mengatakan jika warga dan nelayan yang datang merasa terganggu, dengan adanya KIP yang berada di Pantai Rebo.

Menurut Asiaw aktivitas pertambangan disana sudah berjalan sejak tahun 1995, merusak alam mereka, bahkan saat ini menurut dirinya sudah terlihat beting (gundukan tanah ditengah laut).

Ia juga mengatakan jika mayoritas masyarakat Desa Rebo yang berprofesi sebagai nelayan, dari hari ke hari pendapatan mereka semakin berkurang, dikarenakan hasil tangkapan yang semakin sedikit dikarenakan adanya aktivitas pertambangan tersebut.

"Pendapatan kita juga terganggu," ujar Asiaw, Senin (29/7/2019).

Ia menambahkan jika kepala desa mereka yang juga menolak keberadaan aktivitas pertambangan tersebut, sudah berupaya untuk melakukan mediasi dengan PT TIMAH, namun sampai saat ini belum ada kesepakatan yang ditimbulkan dalam mediasi tersebut, sehingga akhirnya mereka berinisiatif untuk bertemu langsung dengan ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya.

(Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved