Berita Pangkalpinang

AC Hotel Kloter 9 PLM Konsleting, Jemaah Haji Panik Alarm Kebakaran Berbunyi

Sejumlah jemaah haji Kloter 9 Embarkasi Palembang sempat panik gara-gara alarm kebakaran hotel tempat menginap tiba-tiba berbunyi.

AC Hotel Kloter 9 PLM Konsleting, Jemaah Haji Panik Alarm Kebakaran Berbunyi
Ilustrasi- Jemaah haji kloter 7 PLM saat berada di Bandara Jeddah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejumlah jemaah haji Kloter 9 Embarkasi Palembang (PLM) asal Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Barat dan Kota Palembang sempat panik gara-gara alarm kebakaran hotel tempat menginap tiba-tiba berbunyi.

Penyebab alarm kebakaran dalam hotel berbunyi karena terkena asap yang berasal dari salah satu mesin pendingin ruangan (AC) di lantai 1 mengalami konsleting.

"Hari Senin ada kejadian kecil di Kloter 9 PLM, dimana terjadi korsleting mesin pendingin ruangan di lantai 1 dan asapnya kemudian mengenai alarm kebakaran, sehingga sedikit membuat kepanikan jemaah," kata H Abdul Rohim, Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 9 Embarkasi Palembang (PLM) melalui pesan Whatsapp, Selasa (30/07/2019).

Berkat kesigapan para petugas dan pengelola hotel, kejadian ini dapat segera diatasi dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Soal kondisi kesehatan, Alhamdulillah jemaah haji Kloter 9 PLM hampir semuanya dalam kondisi sehat, tetapi ada satu orang jemaah atas nama Ismail Ahmad Abdullah bin Ahmad asal Kota Pangkalpinang saat ini masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Kota Mekkah dan tim juga terus melakukan perawatan dengan harapan agar beliau dapat segera pulih dan bergabung dengan jemaah lainnya,” ungkap Rohim.

H Abdul Rohim, Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 9 Embarkasi Palembang (PLM).
H Abdul Rohim, Tim Pembimbing Ibadah Haji Kloter 9 Embarkasi Palembang (PLM). (Istimewa)

Dilanjutkannya semua jemaah Kloter 9 PLM telah tuntas menunaikan umroh wajibnya dan juga telah selesai melaksanakan penyembelihan dan sebagai konsekuensi diambil pola Haji Tamattu.

"Saat ini sebagian jemaah juga ada yang sudah mengambil umroh sunnah untuk mengisi hari-hari sebelum datangnya hari wukuf sebagai puncak haji," ujarnya.

Mengenai kondisi terkini Kota Mekkah, Rohim menginformasikan, Kota Mekkah semakin padat oleh manusia, karena hampir semua jemaah haji yang berada di Kota Madinah, sudah mulai memasuki Kota Mekkah hingga menjelang closing nanti pada 5 Dzulhijjah. Semua penerbangan luar negeri yang mengangkut jemaah haji akan berakhir dan artinya semua jemaah akan terkonsentrasi di Kota Mekkah.

“Untuk cuaca di Kota Mekkah saat ini berada di angka 43 derajat celcius, sehingga banyak jemaah tidak beraktivitas di luar tetapi hanya beraktivitas di dalam hotel dan juga di hotel didirikan salat berjamaah di mushola yang cukup besar yang dipimpin langsung oleh tim pembimbing ibadah,” imbuhnya.

Dalam cuaca yang cukup panas ini, sebagian jemaah juga ada yang berjalan menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan salat 5 waktu, dan kami dari tim kloter selalu mengimbau agar para jemaah dapat menjaga kondisi fisik dan stabilitas emosi, agar dapat selalu berada dalam kondisi fit.

"Kami berpesan kepada seluruh keluarga jemaah dan masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk dapat mendoakan para jemaah haji, terutama yang berada dalam kondisi kurang sehat. Agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan, sehingga dapat menjalankan dan menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar," harapnya.

(bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved