Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Butuh Proses Penertiban Tambang, Satpol PP Diupayakan Memiliki Bekal Persenjataan

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan aklil (Molen) mengatakan untuk membersihkan Pangkalpinang dari pertambangan ilegal membutuhkan proses.

Penulis: | Editor: Ardhina Trisila Sakti
bangkapos/Ira Kurniati
Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan aklil (Molen) mengatakan untuk membersihkan Pangkalpinang dari pertambangan ilegal membutuhkan proses. Meski pun beberapa bulan belakangan tim terpadu kerap turun ke lapangan untuk razia, namun ternyata masih ada penambang yang bermain secara kucing-kucingan.

"Kami mohon maaf, kami di daerah menegakkan perda tentu ada keterbatasan. Cuma saya mohon waktu, semua ini butuh proses dan dukungan masyarakat. Merubah kesadaran dan pola pikir ini yang kite perlu kan," ujar Molen kepada bangkapos.com, Selasa (30/7/2019).

Dia menuturkan akan mencari mekanisme dan skema agar apa yang dilakukan untuk penertiban ini berjalan efektif. Disinggung mengenai oknum yang terlibat dalam penambangan ini, Molen tidak bisa memastikan sebab tidak adanya bukti yang kuat.

"Terkesan bocor karena ada oknum? Bisa jadi. Tapi kita tidak ada bukti. Akan kami upayakan penegakan perda ini, tidak perlu ngomong lagi, langsung aksi," tegas nya.

Dia juga sedang mengupayakan agar jajaran satuan polisi pamong praja dibekali dengan persenjataan. Mereka akan diuji dengan tes pemakaian senjata api sebelum menggunakan.

Lebih lanjut langkah lain untuk mengurangi pertambangan ini dilakukan pihaknya dengan memberikan sosialisasi dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Pasalnya, keberadaan tambang ini tentu merusak kondisi lingkungan dan pencemaran air.

(bangkapos.com / Ira Kurniati)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved