Inilah Sembilan Desa Kronis Stunting di Kabupaten Bangka

Plt Sekda Bangka Akhmad Mukhsin mengungkap, pada tahun 2013 berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) referensi balita stunting Kabupaten

Inilah Sembilan Desa Kronis Stunting di Kabupaten Bangka
Bangkapos.com/Nurhayati
Foto bersama usai pembukaan stakeholder terkait saat rapat kerja teknis pemetaan program kegiatan dan sumber anggaran dalam mendukung konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil atau stunting, Selasa (30/7/2019) di Hotel Novilla Sungailiat. 

Inilah Sembilan Desa Kronis Stunting di Kabupaten Bangka

BANGKAPOS.COM -- Plt Sekda Bangka Akhmad Mukhsin mengungkap, pada tahun 2013 berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) referensi balita stunting Kabupaten Bangka 32,2 persen.

Dari data tersebut ada 10 desa ditetapkan pihak TNP2K/Kemenkopmk/Bappenas sebagai wilayah prioritas yaitu Rukam, Air Duren, Kota Kapur, Riding Panjang, Mendo, Maras Senang, Penagan, Cengkong Abang, Neknang dan Saing.

Berdasarkan hasil Riskesdas 2018, prevalensi Stunting Kabupaten Bangka untuk bayi usia dibawah dua tahun (Baduta) stunting 18,2 persen dan bayi usia lima tahun (balita) 23,9 persen.

Sedangkan dari hasil Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPBGM) per 13 Februari 2019 prevalensi stunting Kabupaten Bangka 8,9 persen.

"Ada sembilan desa stunting kronis Jurung 29,4 persen, Mendo 25 persen, Cengkong Abang 25,3 persen, Kace 39,1 persen, Kemuja 29 persen, Kace Timur 25 persen, Penagan 20,5 persen, Kota Kapur 24,6 persen, dan Rukam 20 persen," ungkap Mukhsin pada rapat kerja teknis pemetaan program kegiatan dan sumber anggaran dalam mendukung konvergensi percepatan pencegahan anak kerdil atau stunting, Selasa (30/7/2019) di Hotel Novilla Sungailiat.

Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2018 dan EPPBGM per 13 Februari 2019 maka desa stunting Kabupaten Bangka ditetapkan sebanyak 14 desa.

"Perioritas nasional sebanyak 10 desa yakni Rukam, Air Duren, Kota Kapur, Riding Panjang, Mendo, Maras Senang, Penagan, Cengkong Abang, Neknang dan Saing. Hasil EPPBGM sebanyak 4 desa yaitu Jurung, Kace, Kace Timur dan Kemuja," jelas Mukhsin.

Oleh karena itu menurutnya, Pemkab Bangka mendukung sebagai satu dari 60 kabupaten perioritas nasional tahap dua tahun 2019 dan perluasan lokasi yang telah menjadi fokus intervensi stunting terintegrasi di tahun 2018 dan 2019 dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting. (Bangkapos.com/Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved