Berita Pangkalpinang
Motor Yamaha Freego dan R 15 di Babel Saat Ini Lagi Ngetrend
Motor Yamaha menjadi pilihan bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM-- Motor Yamaha menjadi pilihan bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tipe produk kendaraan motor matic yang paling diminati yaitu Yamaha Freego 125 cc engine bluecore dengan SMG yang memberikan suara mesin lebih halus bila dinyalakan.
Bahkan banyak fiture yang menarik di Yamaha Freego, diantaranya pengisian bahan bakar yang sangat smart dengan lampu LED terang dan tidak menyilaukan mata.
"Lebih praktis tanpa membuka jok dan tidak perlu turun dari motor dan langsung ke tangki, " jelas Oriansah M selaku Area Control Marketing CV Sumber Jadi Main Dealer Yamaha Bangka Belitung, Selasa (30/9/2019).
Di mana kelebihannya lainnya hanya dengan menekan satu tombol maka langsung mengisi di bagian depan.
Selain itu ada tipe motor sport menurut Oriansah yang saat ini lagi ngetrend yakni motor Yamaha 150 cc R 15. Motor matic Yamaha ini dibekali beberapa fiture smart engine sangat luar biasa.
"Kendaraan Yamaha R 15 dengan power besar dengan fiture tersebut, maka Yamaha R 15 menjadi salah satu pasar motor sport terbesar di Babel," jelasnya.
Apalagi kata Oriansahada launching motor sport terbaru Yamaha R15, livery monster energy sama seperti yang dipakai Valentino Rossi dan Maverick Vinales.
Ditambahkan Oriansah bahwa Yamaha R 15 smart dibagian kopling yang membuat tenaga lebih halus.
Sedangkan dari sisi harga untuk harga Yamaha R 15 (150 cc) dibadrol seharga Rp 39.400.000.
Sementara itu harga Yamaha freego (125 cc) untuk tipe Standar Rp 20.300.000 ( dengan varian warna biru, hitam, merah, putih), tipe S Rp 21.800.000 (varian warna merah dan abu-abu dof) serta tipeS ABS Rp 24.400.000 (warna abu-abu)
Namun diakui Oriansah kondisi perekonomian masyarakat ikut mempengaruhi penjualan produk-produk terbaru andalan Yamaha
"Ini dikarenakan faktor perekonomian pembeli menahan untuk membeli produk-produk andalan Yamaha," ungkapnya.
Untuk masyarakat dari kalangan petani lada menurutnya yang sudah panen mereka lebih menahan untuk menjual lada menunggu harga naik. Begitu juga aktifitas penambangan tambang inkonvensional (TI) yang mulai menurun. (Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/yamaha12.jpg)