Berita Pangkalpinang

Pantauan Cyber Crime Polda Babel, Ujaran Kebencian di Medsos Turun Setelah Pemilu

Postingan terkait ujaran kebencian dan berita hoaks turun drastis usai penyelenggaraan pemilu.

Pantauan Cyber Crime Polda Babel, Ujaran Kebencian di Medsos Turun Setelah Pemilu
bangkapos.com/Deddy Marjaya
Dirkrimsus Kombes Pol Indra Krismayadi didampingi Kasubdit Cyber Crime AKBP Irwan Deffi Nasution. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Postingan terkait ujaran kebencian dan berita hoaks turun drastis usai penyelenggaraan pemilu. Ini merupakan hasil pemantauan tim cyber crime Dirkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.

"Turun drastis postingan terkait ujaran kebencian dan berita hoaks di medsos usai penyelenggaraan pemilu walaupun demikian kita tetap laksanakan patroli cyber setiap hari," kata Kasubdit Cyber Crime AKBP Irwan Deffi Nasution mewakili Dirkrimsus Kombes Pol Indra Krismayadi Selasa (30/7/2019)

AKBP Irwan Deffi Nasution mewakili mengingatkan kembali agar masyarakat untuk bijak dalam menggunakan medsos. Sebab dari sejumlah postingan yang dapat berpotensi terjerat hukum diketahui mereka tidak mengetahui hal tersebut. Beberapa warga yang memposting ulang karena ikutan ternyata tak paham mereka bisa menjadi tersangka UU ITE.

"Saat patroli cyber beberapa kita sempat panggil kemudian setelah diambil keterangan ternyata mereka tidak mengetahui jika bisa berurusan dengan hukum jadi kita beri arahan dan membuat perjanjian tidak mengulangi lagi," ujar AKBP Irwan Deffi Nasution mewakili

Selain itu juga masih ada warga yang terkena penipuan belanja online. Hanya karena tergiur tawaran harga murah kemudian melakukan transaksi.

Setelah mentransfer uang barang yang dipesan tak kunjung datang. Biasanya agar pembeli lebih percaya pelaku hanya meminta DP tanda jadi dan ditransfer ke rekening. Kemudian aksi mereka berlanjut tiba tiba ada yang menghubungi dengan alasan barang milik korban tertahan dan wajib membayar administrasi ke rekening lain. Ini terus berlanjut hingga korban baru sadar bahwa terkena penipuan dan tidak melayani lagi pelaku.

"Jadi kita ingatkan kembali kalau mau berbelanja online pastikan dulu dari situs resmi dan jelas jangan mudah tergiur tawaran harga murah yang ujungnya tertipu," kata AKBP Irwan Deffi Nasution.

(bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved