Sedih, Hanya Karena Penyandang Disabilitas, Kelulusan CPNS drg Romi Dibatalkan Bupati Solok Selatan

Kisah Romi ini sempat viral di media sosial karena banyak warganet yang memberikan dukungan terhadapnya.

Sedih, Hanya Karena Penyandang Disabilitas, Kelulusan CPNS drg Romi Dibatalkan Bupati Solok Selatan
(KOMPAS.com/PERDANA PUTRA)
Drg Romi dengan pengacaranya Wendra memperlihatkan berkas yang disiapkan untuk gugatan hukum. 

BANGKAPOS.COM-- Kisah sedih dialami dokter gigi Romi Syofpa Ismael. Hanya dirinya menyandang disabilitas, Romi yang sempat dinyatakan lulus sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, namun kelulusan dibatalkan oleh Bupati Solok Selatan.

Kisah Romi ini sempat viral di media sosial karena banyak warganet yang memberikan dukungan terhadapnya.

Padahal, Romi telah mengabdi di daerahnya di Solok Selatan, salah satu daerah tertinggal di Sumatera Barat, sejak 2015.

Romi mulai mengabdi di Puskesmas Talunan yang merupakan daerah terpencil sebagai pegawai tidak tetap (PTT).

drg Romi tak diterima PNS karena disabilitas 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Raih Peringkat Pertama Saat Tes CPNS, Dokter Gigi Ini Tak Diterima Jadi PNS Karena Disabilitas, https://www.tribunnews.com/regional/2019/07/23/raih-peringkat-pertama-saat-tes-cpns-dokter-gigi-ini-tak-diterima-jadi-pns-karena-disabilitas.

Editor: TribunnewsBogor.com
drg Romi tak diterima PNS karena disabilitas. (Dok: LBH Padang via Kompas.com)

Sayang bagi dirinya, tahun 2016 seusai melahirkan, Romi mengalami lemah tungkai kaki.

Namun, keadaan itu tidak menghalangi dirinya untuk tetap bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat di puskesmas itu.

Pada 2017, karena dedikasinya, Romi mendapat perpanjangan kontrak dan diangkat sebagai tenaga honorer harian lepas.

Kemudian tahun 2018, Romi mengikuti seleksi CPNS. Romi diterima karena menempati ranking pertama dari semua peserta.

Nasib naas bagi Romi karena kelulusannya dibatalkan sebab ada peserta yang melaporkan bahwa Romi mengalami disabilitas.

"Inilah yang tidak habis pikir. Kenapa tiba-tiba dibatalkan. Saat itu ada peserta yang melapor dan akhirnya laporan diterima, Romi akhirnya dicoret," kata kuasa hukum Romi dari LBH Padang, Wendra Rona Putra, yang dihubungi Kompas.com, Selasa (23/7/2019).

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved