Berita Pangkalpinang

Terkait Sengketa Hasil Pemilu, KPU Babel Optimis MK Tolak Permohonan Pengugat dari Partai Demokrat

KPU Babel pada hari ini menambahkan alat bukti tambahan, berupa C1 Plano dari Kabupaten Bangka, dan Bangka Selatan.

Terkait Sengketa Hasil Pemilu, KPU Babel Optimis MK Tolak Permohonan Pengugat dari Partai Demokrat
Ist/Deni
Komisioner Divisi Hukum KPU Babel, Deni

BANGKAPOS.COM-- Komisioner Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Deni menilai, sidang pemberian keterangan saksi dan pembuktian, Selasa (30/7/2019) di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan sengketa hasil Pemilu 2019 dari Partai Demokrat, berjalan lancar.

Menurutnya, KPU Babel pada hari ini menambahkan alat bukti tambahan, berupa C1 Plano dari Kabupaten Bangka, dan Bangka Selatan.

"Alhamdulillah sidang berjalan tidak terlalu lama dan lancar, dan hari ini kami menambahkan alat bukti tambahan berupa C1 Plano dari Kabupaten Bangka, dan Bangka Selatan," jelas Deni ketika berada di Jakarta saat dihubungi Bangkapos.com, Selasa (30/7/2019).

Pada hari ini KPU Provinsi Babel membawa saksi yang berasal dari Komisioner Divisi Hukum Bangka Selatan, Mantan ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Simpang Rimba, dan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Desa Rajik.

Secara prinsip saksi dari pemohon Partai Demokrat mengatakan jika ada penggelembungan suara dan ada kesalahan penulisan angka, sehingga merugikan satu diantara calon DPRD.

Sedangkan kesaksian dari saksi KPU menyatakan, menolak kesaksian dari pemohon, dan KPU juga berdasarkan barang bukti dari KPU jika memang seperti itu adanya, dengan kata lain tidak ada penggelembungan suara seperti yang disampaikan oleh saksi pemohon.

"Kita menolak kesaksian dari pemohon, dan berdasarkan barang bukti dari kita bahwa seperti itu sesungguhnya hasilnya," tegas Deni.

Sedangkan untuk pembacaan saksi pemohon jenis pemilihan DPR RI, saksi ahli dari Partai Demokrat mengatakan jika sudah terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Menanggapi hal tersebut, Deni mengatakan jika pihaknya tidak perlu banyak membuktikan, sehingga pihaknya hanya memberikan pembuktian terkait data pemilih yang sudah dilakukan perbaikan.

Sedangkan, untuk pembacaan putusan sidang Deni mengatakan jika ia belum mendapatkan jadwal pasti, namun ia mendapatkan info bahwa pembacaan putusan sidang akan digelar pada tanggal 6 hingga 9 Agustus 2019.

Dari alat bukti dan jawaban yang sudah disampaikan oleh KPU Babel, Deni mengaku optimis jika MK akan menolak permohonan dari pemohon.

"Kami optimis bahwa MK akan menolak permohonan dari pemohon," pungkas Deni. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved