VIDEO: Satu Minggu Terakhir Suplai Air PDAM di Beberapa Wilayah Tidak 24 Jam

Sudah satu minggu terakhir ini, warga Kota Pangkalpinang di beberapa wilayah mulai mengalami krisis air bersih

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Sudah satu minggu terakhir ini, warga Kota Pangkalpinang di beberapa wilayah mulai mengalami krisis air bersih.

Pasalnya suplai air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Pinang Kota Pangkalpinang kepada para pelanggannya di beberapa wilayah sudah tidak bisa melayani selama 24 jam, karena stok air bersih yang diproduksi tidak maksimal akibat air baku Kolong Pedindang semakin keruh.

"Memang benar sudah satu minggu ini Kota Pangkalpinang mengalami krisis air bersih dan secara tidak sengaja juga ada beberapa wilayah yang tidak bisa terlayani lagi suplai air bersih 24 jam, jadi kita mohon maaf kepada para pelanggan namun hari ini sekitar pukul 16.00 wIB nanti kita upayakan agar bisa suplai kembali selama 24 jam," kata Juniar Nangtjik, Direktur Perumda Air Minum Tirta Pinang, Selasa (30/07/2019) di kantornya.

Diungkapkannya, beberapa wilayah yang mengalami gangguan suplai air bersih, seperti perumahan Graha Puri, Graha Loka, Jalan A Yani dan Rawamangun tidak bisa terlayani suplai air selama 24 jam

"Semalam kita turun untuk mengecek lapangan ternyata memang benar, kita mengecek di perumahan Graha Puri pukul 7 malam ternyata suplai air hanya sampai kran bawah saja dan tidak bisa naik ke atas tower air perumahan sehingga pelanggan komplain, biasanya air bisa masuk ke tangki tower air sampai 7 meter,'" ungkap Juniar.

Diakuinya memang berdasarkan aturan dari pusat atau BPSPAM soal pressure atau tekanan air PDAM itu minimal 0,7 atau mampu mencapai ketinggian 7 meter.

"Untuk kekurangan tekanan air PDAM Tirta Pinang selama saya menjabat ini sebenarnya sudah melebihi standar ketinggian 7 meter, ini berdasarkan hasil audit kinerja yang dilakukan BPKP," ungkapnya. (Bangka Pos/Edwardi)

Tags
Air PDAM
Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved