Berita Sungailiat

Dana Kelurahan Tahap Pertama Telah Dicairkan, Plt Sekda Bangka Minta Lurah Segera Laporkan Progres

Setiap Kelurahan telah mendapatkan anggaran 50 persen dari total anggaran Rp 350 juta per Kelurahanya.

Dana Kelurahan Tahap Pertama Telah Dicairkan, Plt Sekda Bangka Minta Lurah Segera Laporkan Progres
bangkapos/Riki Pratama
Plt Sekda Kabupaten Bangka Achmad Muksin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Plt Sekda Kabupaten Bangka Achmad Muksin, mengatakan terakait penggunaan dana kelurahan telah dilakukan pencairan tahap pertama, saat ini pihak Pemerintah daerah sedang menunggu laporan dari progres setiap Kelurahanya.

Menurutnya setiap Kelurahan telah mendapatkan anggaran 50 persen dari total anggaran Rp 350 juta per Kelurahanya.

"Berkaitan dana Kelurahan kita sedang memonitor minta laporan sampai dimana ada kewajiban untuk melaporkan kegiatan itu. Bila di atas 16 Agustus ada konsekuensi tidak bisa dicairkan untuk tahap kedua, bila dapat melaksanakan dan mencairkan dana 50 persen yang pertama,karena tahap pertama sudah kita cairkan untuk dilaksanakan,"ujar Muksin kepada bangkapos.com, Rabu (31/7/2019).

Ia menambahkan tahap pertama telah dilakukan pencairan, pihaknya mengharapkan adanya laporan dari Kelurahan untuk menyampaikan progres penggunaan anggaran tersebut.

"Tahap pertama 50 persen, setiap Kelurahan mendapat Rp 350 juta lebih. Kita ada 19 Kelurahan di Sungailiat dan Belinyu untuk mendapatkan dana diharapkan dengan dana tersebut dapat dimanfaatkan membangun fasilitas di Kelurahan untuk menunjang kegiatan sosial pemasyarakatan, pembangunan sarana kesehatan seperti posyandu, persoalan sampah dan pengadaan kendaraan serta sebagainya dimungkinkan,"ungkapnya.

Ia mengharapkan pencapaian progres hingga akhir tahun harus terrealisasi semuanya dan pihak Pemkab Bangka masih menunggu laporan dari para Lurah.

"Harus mencapai progresnya pada akhir tahun untuk dapat terealisasi semua. Kita belum mendapat laporan progres mereka, mengharapkan segera di laporkan untuk kita monitor ada kewajiban melaporkan,"lanjutnya.

Muksin menjelaskan kegiatan yang ada di Kelurahan memiliki perbedaan dalam penggunaan anggaran tersebut, dengan upaya pemberdayaan masyarakat.

"Setiap Kelurahan sama kegiatan saja berbeda pembangunan kesehatan posyandu, ada untuk Paud. Kita yakin dan percaya lurah yang ada sudah cukup penghuni uda ada petunjuk teknis dalam pelaksanaanya. Pasti akan ada sangsi itu apabila mereka tidak menggunakan sesuai perencanaan yang ada. Kegiatan kita lakukan pengawasan dari pemerintah daerah pengawasan dari inspektorat dan kita memonitor pelaksanan itu,"tegasnya

(bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved