Harga Cabai Mahal, Ayu Kerap Dikomplain Suami Gara-gara Sambal yang Disajikan Tak Lagi Pedas

Ayu yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini mengaku semenjak harga cabai naik, ia sering dikomplain oleh suami lantaran

Harga Cabai Mahal, Ayu Kerap Dikomplain Suami Gara-gara Sambal yang Disajikan Tak Lagi Pedas
bangka pos/Muhammad Rizki
Cabai yang dijual di pasar Induk Pangkalpinang. 

Harga Cabai Mahal, Ayu Kerap Dikomplain Suami Gara-gara Sambal yang Disajikan Tak Lagi Pedas

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ayu yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini mengaku semenjak harga cabai naik, ia sering dikomplain oleh suami lantaran masakan yang disajikan berkurang tingkat kepedasannya.

Ia mengaku sebagai seorang ibu rumah tangga yang juga merangkap sebagai pengatur keuangan keluarga, dirinya harus jeli dalam berbelanja.

Jika dulu ia biasanya membuat sambal dengan menggunakan cabai rawit, namun sekarang ia menambahkan cabai kriting yang harganya lebih murah.

"Ya biar lebih hemat jadi dicampur cabai kriting," ujar Ayu, Rabu (31/7) yang saat ditemui sedang membeli cabai.

Ia mengatakan jika sang suami tercinta tidak terlalu berselera makan jika tidak ditemani dengan sambal, sehingga ia harus memutar otak untuk tetap menyediakan makanan favorit sang suami walaupun tidak senikmat dulu.

"Pintar-pintar kita lah gimana mengolahnya biar tetap hemat, ya memang ga sepedas biasanya, tapi lumayanlah dari pada suami makan diluar, malah tambah boros," pungkas Ayu.

Kiriman Cabai dari Luar Daerah Tersendat

Buntut dari keterlambatan datangnya cabai dari luar daerah, hari ini Rabu (31/7/2019) harga cabai rawit di pasar induk Pangkalpinang tembus Rp 80 ribu/kg, sedangkan cabai kriting Rp 65 ribu/kg, cabai hijau Rp 45 ribu/kg, dan cabai kering Rp 50/kg.

Satu diantara pedagang cabai Via mengatakan jika kenaikan harga cabai terjadi hampir setiap hari. Ia mengatakan jika saat ini ia lebih memilih untuk menjual cabai yang berasal dari petani lokal dibandingkan cabai dari luar Bangka Belitung (Babel).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved