Kiriman Cabai dari Luar Daerah Tersendat, Pedagang Beralih ke Petani Lokal

Buntut dari keterlambatan datangnya cabai dari luar daerah, hari ini Rabu (31/7/2019) harga cabai rawit di pasar induk Pangkalpinang tembus

Kiriman Cabai dari Luar Daerah Tersendat, Pedagang Beralih ke Petani Lokal
bangka pos/Muhammad Rizki
Cabai yang dijual di pasar Induk Pangkalpinang. 

Kiriman Cabai dari Luar Daerah Tersendat, Pedagang Beralih ke Petani Lokal

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Buntut dari keterlambatan datangnya cabai dari luar daerah, hari ini Rabu (31/7/2019) harga cabai rawit di pasar induk Pangkalpinang tembus Rp 80 ribu/kg, sedangkan cabai kriting Rp 65 ribu/kg, cabai hijau Rp 45 ribu/kg, dan cabai kering Rp 50/kg.

Satu diantara pedagang cabai Via mengatakan jika kenaikan harga cabai terjadi hampir setiap hari. Ia mengatakan jika saat ini ia lebih memilih untuk menjual cabai yang berasal dari petani lokal dibandingkan cabai dari luar Bangka Belitung (Babel).

Ia mengaku jika pesanan cabai dari luar daerah kerap dicancel dan tertunda beberapa hari, belum lagi pada saat cabai datang, kualitas cabai sudah menurun sehingga cepat rusak.

"Mahal cabai luar, mana dicancel terus, kadang 2-3 hari dicancel, tuh datang lah jelek," ujar Via, Rabu (31/7) sambil memperlihatkan cabai yang sudah rusak.

Ia mengatakan jika menunggu cabai datang dari luar daerah ia bisa-bisa ia tidak dapat berjualan, sehingga ia membeli cabai dari petani lokal.

Walaupun biasanya cabai dari petani lokal lebih mahal dibandingkan dengan cabai dari luar daerah, namun dikarenakan keterlambatan datangnya pasokan cabai dari luar yang membuat harga cabai luar menjadi ikut naik, sehingga untuk sekarang harga cabai lokal dan luar daerah hampir sama.

"Sekarang harga sudah beda-beda tipis, lebih baik ambil yang lokal lah," pungkas Via.

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved