Berita Pangkalpinang

Pengiriman Cabai Via Cargo Pesawat Minus 427 Ton di Semester Pertama 2019

Dibandingkan dengan tahun lalu, pengiriman cabai dari luar daerah ke Pangkalpinang menggunakan cargo pada tahun ini lebih menurun

Pengiriman Cabai Via Cargo Pesawat Minus 427 Ton di Semester Pertama 2019
bangka pos/Muhammad Rizki
Cabai yang dijual di pasar Induk Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dibandingkan dengan tahun lalu, pengiriman cabai dari luar daerah ke Pangkalpinang menggunakan cargo pada tahun ini lebih menurun, berdasarkan data yang didapatkan oleh Bangkapos.com dari Plt Chief Cargo Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang Hendi.

Melalui data yang diterima di tahun 2018 total produksi cargo dari pengiriman cabai dari bulan Januari-30 Juli sejumlah 845.557 kg, sedangkan tahun ini berjumlah 418.146 kg, atau minus 427.441 kg.

Hal ini dikarenakan beberapa hal, seperti pada bulan April-Juni di pulau Jawa masuk musim panen cabai, sehingga arus pengiriman cabai banyak menggunakan kapal laut dan tarif udara yang mahal, sehingga mempengaruhi keuntungan jual para pedagang cabai.

Satu di antara agen cabai di Babel yang kerap memesan cabai dalam jumlah yang cukup besar adalah Haji Awi, Awi mengaku jika rata-rata pemesanan yang ia lakukan hampir mendekati setengah ton.

Seperti pesanan terakhir yang ia pesan dari Kota Makassar sebanyak 240 kg dengan ongkos kirim Rp 20 ribu/kg. Sehingga untuk pengiriman kali ini Awi harus merogoh kocek sebesar Rp 4.800.000,-.

"Ongkos kirimnya sekitar Rp 20 ribuan/kg," ujar Awi, Rabu (31/7).

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Tags
cabai
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved